Breaking News:

Persebaya Surabaya

Bonita Cantik Persebaya Tak Henti Beraksi Kemanusiaan

Berdiri pada 4 April 2020, sudah ada 25 anggota yang bergabung dalam perkumpulan suporter fanatik Persebaya Surabaya

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Dokumentasi Bonita Cantik
Komunitas Bonita Cantik usai menggelar aksi kemanusiaan dalam penggalangan dana sosial. Komunitas ini tidak hanya mendukung Persebaya Surabaya bertanding, tapi ada aktivitas sosial yang dilakukan 

 


SURYA.co.id | SURABAYA - Komunitas Bonita Cantik bertekad menebarkan pesona demi menyuntik motivasi para pemain Persebaya Surabaya, terutama saat bertindak sebagai tuan rumah pada kompetisi Liga 1 2022-2023.

Berdiri pada 4 April 2020, sudah ada 25 anggota yang bergabung dalam perkumpulan suporter fanatik Persebaya Surabaya tersebut.

Para Bonita Cantik merupakan kaum hawa yang berasal dari dalam maupun luar Kota Surabaya, dengan usia sekolah sampai dewasa. Komunitas ini tidak hanya mendukung Persebaya, tapi ada aksi sosial yang dilakukan

Anggota komunitas Bonita cantik, Beta Mundi Pangestuti mengatakan, kegiatan yang rutin yang digalakkan adalah Jumat Berkah. Berbagi nasi bungkus dan distribusikan ke masjid.

"Mayoritas perempuan yang cantik-cantik semua ini aktif mengikuti Jumat Berkah. Selain kopdar atau kumpul kumpul bareng," tutur Beta, Selasa (20/9/2022).

Disamping aktif mengadakan Jumat Berkah, lanjut Beta, pihaknya juga melakukan aksi sosial lainnya seperti menggalang dana bagi korban bencana alam.

"Terakhir kami galang dana buat korban bencana erupsi Gunung Semeru sama bencana alam di Batu. Kami tiada henti menonjolkan aktivitas kemanusiaan," terang Wanita Asal Kalijudan tersebut.

"Tidak ada halangan bagi mendukung Persebaya. Tetap loyal dan totalitas. Walau kami perempuan, tapi tidak kalah semangatnya sama kaum adam," imbuh Beta.

Bagi dia, komunitas bonek dan bonita saat ini terus berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Mereka saling tolong menolong dan membantu baik dalam kondisi suka maupun duka.

"Kami tidak buta terhadap kondisi sekitar. Kami juga tidak butuh pengakuan. Apa yang kami lakukan demi mengubah image negatif di masyarakat menjadi kesan positif serta menjaga nama baik Pesebaya," tegasnya.

"Saya berpesan bagi Persebaya, mereka tidak berjuang sendirian, ada kami yang setia di belakang. Para pemain wajib bermain lebih keras dan wani. Tunjukkan ciri khas ngeyel serta semangat di lapangan," tuntas Beta.

 


>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved