Grahadi

Pemprov Jatim

Mulai Pekan Depan Gubernur Khofifah Gelar Operasi Pasar Setiap Hari Senin, Catat Lokasi dan Waktunya

Mengendalikan inflasi dampak kenaikan harga BBM, Pemprov Jatim melakukan Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim sebanyak 25 titik pasar di 8 kota

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemprov Jatim
Masyarakat antusias menyerbu program Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim di Pasar Pucang Anom Surabaya, Selasa (20/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melakukan upaya maksimal dalam mengendalikan inflasi dampak kenaikan harga BBM. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim.

Sebagai awalan, program tersebut akan dilakukan pekan ini di lima titik di Kota Surabaya dan Kota Malang.

Rincinya yaitu digelar di Pasar Soponyono, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambak Rejo di Kota Surabaya serta di Pasar Dinoyo dan Pasar Besar Kota Malang.

Namun, tak berhenti di lima pasar itu, mulai 26 September 2022, Operasi Pasar Lumbung Pangan digelar rutin setiap hari Senin pagi. Sepekan satu kali hingga akhir Desember 2022.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, bahwa Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim ini dihelat khusus untuk meringankan beban masyarakat, meningkatkan daya beli, serta mengendalikan inflasi daerah.

Untuk itu, secara terbuka ia mempersilakan masyarakat warga Provinsi Jawa Timur untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik mungkin.

Sebab, harga bahan pangan dan kebutuhan pokok di titik-titik pasar yang digelar Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim sangat terjangkau dan di bawah harga pasar.

Seperti beras dijual dengan harga Rp 50.000 per 5 kilogram, kemudian gula dijual dengan harga Rp 12.000 per kilogram, telur ayam dijual dengan harga Rp 20.000 per kilogram, cabe rawit dijual dengan harga Rp 10.000 per bungkus (200 gr). Kemudian daging ayam dijual dengan harga Rp 20.000 per ekor, bawang merah dengan harga Rp 10.000 per 500 gr, serta minyak goreng dengan harga Rp 11.000 per liter.

“Harga kebutuhan pokok di Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim dipastikan lebih murah di bawah harga pasar. Terima kasih bagi masyarakat yang sudah antusias sekali memanfaatkan program ini di lima pasar kemarin,” tegas Gubernur Khofifah, Selasa (20/9/2022). 

“Karena minat yang begitu besar, maka kami sudah putuskan, bagi yang  belum sempat belanja, jangan khawatir program ini juga akan digelar pekan depan setiap hari Senin pagi, mulai jam 07.00 di 25 titik pasar di 8 kota di Jatim,” tegas Khofifah.

Sebanyak 25 titik pasar yang akan dihelat Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim timur itu tersebar di Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Sumenep. 

Diharapkan program ini mampu menekan adanya spekulasi harga, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mencegah inflasi tak terkontrol di Jawa Timur.

Untuk 25 pasar yang akan dihelat Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim mulai pekan depan adalah Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng, Pasar Tambak Rejo dan Pasar Soponyono di Kota Surabaya. Kemudian di Pasar Dinoyo dan Pasar Belimbing dan Pasar Besar Kota Malang.

Kemudian Pasar Sleko dan Pasar Besar Kota Madiun, serta Pasar Setono Betek dan Pasar Besar Kota Kediri. Lalu Pasar Tanjung, Pasar Wirolegi, Pasar Mangli, dan Pasar Kreongan di Kota Probolinggo. Tak ketinggalan Pasar Baru dan Pasar Wonoasih Kabupaten Jember. Kemudian Pasar Blambangan, Pasar Banyuwangi, Pasar Rogojampi, Pasar Jajag, dan Pasar Genteng 1 di Kabupaten Banyuwangi. Dan yang terakhir di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal Kabupaten Sumenep.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved