Citizen Reporter

Budidaya Melon Premium di Area Reklamasi Tambang Batubara, Satu Pohon Hasilkan Tiga Buah

Tim dosen UPN "Veteran" Yogyakarta yang membudidayakan melon premium di area reklamasi tambang batubara. Begini caranya!

Editor: Musahadah
istimewa
Budidaya melon premium di area reklamasi tambang batubara dikembangkan tim Dosen UPN "Veteran" Yogyakarta yang diketuai Edy Nursanto. 

SURYA.CO.ID - Tim dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta bersama mitra PT Indominco Mandiri Bontang, Kalimantan Timur, membudidayakan melon premium di area reklamasi tambang batubara.

Budidaya ini terkait program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sekitar tambang.

Dalam kegiatan ini Tim Dosen UPN "Veteran" Yogyakarta diketuai oleh Edy Nursanto dan beranggotakan Indah Widowati, Wilis Kaswidjanti dan Bambang Supriyanta.

Anggota Tim Dosen UPN "Veteran" Yogyakarta Indah Widowati menerangkan melon (Cucumis melo L) adalah buah yang banyak diminati masyarakat. Oleh karena itu pihaknya memilih menanam buah tersebut di area reklamasi tambang batubara.

Untuk sistem budidaya melon tersebut, tim dosen tidak menggunakan media tanah, melainkan sistem hidroponik di dalam greenhouse.

"Metode budidaya melon yang dikembangkan di area reklamasi tambang adalah hidroponik," tandas Indah Widowati, Minggu (11/9/2022).

Menurutnya, dengan sistem hidroponik kebutuhan hara tanaman bisa dipenuhi oleh larutan nutrisi.

Larutan nutrisi didistribusikan ke setiap tanaman melalui sistem fertigasi.

Selain itu budidaya tanaman secara hidroponik di dalam greenhouse dapat menjaga pertumbuhan tanaman dengan optimum dari pengaruh lingkungan.

"Penggunaan greenhouse bertujuan untuk menciptakan lingkungan tumbuh tanaman yang terkendali di antaranya yaitu dengan menjaga suhu dan kelembaban lingkungan, melindungi tanaman dari hujan lebat, angin kencang, serangan hama dan penyakit," tambah Wilis Kaswidjanti.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved