Berita Pasuruan

Art Policing, Cara Polisi di Kabupaten Pasuruan Dekati Masyarakat Melalui Seni dan Budaya

Satlantas Polres Pasuruan menggelar art policing, sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke - 67.

surya.co.id/galih lintartika
Satlantas Polres Pasuruan menggelar art policing, sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke - 67. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan menggelar art policing, sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke - 67.

Acara Art Policing ini dipusatkan di Alun-alun Bangil.

Ini adalah cara polisi untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat Pasuruan.

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, art policing merupakan upaya konkret polisi untuk lebih dengan masyarakat.

Caranya, kata dia, pendekatannya melalui seni dan budaya.

Artinya, kata Kasatlantas, Art Policing ini adalah program pemolisian berdasarkan seni dan budaya.

"Tujuannya, ya di momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara, kami ingin mengajak masyarakat bisa lebih dekat dengan polisi melalui seni dan budaya," katanya.

Pertama, kata Kasat, masyarakat dan pelajar diajak untuk jalan sehat. Selanjutnya, lomba mewarnai tingkat SD se-Kabupaten Pasuruan.

Penampilan polisi cilik (pocil), ada juga penampilan police band yang mengajak pelajar untuk bernyanyi bersama dan bermain alat musik bersama.

"Allhamdulillah respon masyarakat cukup luar biasa. Mereka antusias mengikuti program yang kami laksanakan dan menikmati setiap penampilan," paparnya.

Dia berharap, cara ini bisa berdampak kepada hubungan masyarakat dan polisi semakin dekat dengan mengangkat budaya dan kreatifitas masyarakat.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved