Berita Surabaya

Pemkot Minta Maaf, Bonus Atlet Surabaya yang Berprestasi di Porprov Jatim Belum Cair

Para atlet di Surabaya yang meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada Juni lalu, hingga kini belum meraih bonus dari Pemkot Surabaya

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Atlet dari kontingen Surabaya saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022. Para atlet yang sukses meraih medali pada Porprov, hingga kini belum juga meraih bonus dari Pemkot Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Para atlet yang sukses meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada Juni lalu, hingga kini belum juga meraih bonus dari Pemkot Surabaya. Pemkot Surabaya pun menyampaikan permohonan maaf.

"Atas nama pemerintah kota dan saya secara pribadi, kami meminta maaf karena belum bisa memberikan bonus sedini mungkin," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Wiwiek Widayati, Senin (19/10/2022).

Pada awalnya, Pemkot menargetkan dapat secepat mungkin mencairkan bonus atlet berprestasi pada Porprov VII Jawa Timur 2022 pasca atlet berlaga Juli lalu. Namun, jumlah peraih medali ternyata telah melampaui target kontingen Surabaya.

Meningkatnya capaian medali tersebut membuat jumlah bonus pun naik.

"Di awal kami mengalokasikan Rp 10 miliar. Nah, karena tahun 2022 ini jumlah peraih medali baik emas, perak dan perunggu yang semakin banyak, maka bonus yang diberikan juga semakin banyak," ungkap Wiwiek.

Berdasarkan catatannya, ada sekitar 500 atlet dari sekitar 40 cabor yang meraih medali. Berdasarkan jumlah tersebut, total anggaran yang dibutuhkan untuk pemberian bonus mencapai lebih dari Rp 10 miliar.

"Bonus ini nantinya diberikan kepada atlet baik dari perorangan maupun beregu. Baik itu peraih emas, perak dan perunggu," kata mantan Kepala Dinas Perdagangan Surabaya ini.

Saat ini, Pemkot Surabaya sedang menyiapkan anggaran tersebut. Pemkot masih mengalokasikan besaran kebutuhan bonus bagi para atlet berprestasi melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD tahun 2022. Sehingga, pencairan bisa dilakukan sebelum akhir tahun.

"Kami sekarang masih mengalokasikan kebutuhan untuk bonus atlet melalui PAK," ujar Wiwiek.

"Sekali lagi, saya kembali menyampaikan permohonan maaf atas penundaan pemberian bonus kepada para atlet-atlet pahlawan olahraga ini. Insya Allah semuanya segera kami selesaikan," imbuhnya.

Untuk diketahui, Surabaya mengirimkan 794 atlet dan 195 pelatih yang akan mengikuti ajang Porprov Jatim pada 25 Juni sampai 03 Juli 2022 lalu. Mereka bermain di 51 cabang olahraga.

Hasilnya, Surabaya sukses mengakhiri kejuaraan dengan mengunci gelar sebagai juara umum. Ini merupakan predikat yang direngkuh atlet Surabaya untuk ketujuh kalinya.

Tahun ini, Surabaya sukses mengumpulkan 130 medali emas, 99 perak dan 125 perunggu dengan total nilai 863 poin. Para peraih medali pun akan mendapatkan bonus dari Pemkot Surabaya berdasarkan medali yang diraih.

Di antaranya, peraih medali emas akan mendapatkan Rp 32 juta. Sedangkan besaran untuk medali perak dan perunggu segera menyusul.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved