KABAR TERBARU Keluarga Brigadir J Sudah Capek Ikuti Kasus Ferdy Sambo, Sang Adik Nangis Dapat Rejeki

Keluarga Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, korban pembunuhan yang didalangi mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo siudah capek. 

Editor: Musahadah
kolase istimewa/tribunnews
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat sudah capek mengikuti kasus Ferdy Sambo yang sampai kini belum jelas ujungnya. 

SURYA.CO.ID - Ini lah kabar terbaru keluarga Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, korban pembunuhan yang didalangi mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo

Dua bulan lebih kasus pembunuhan brigadir J bergulir, polisi belum juga menaikkan kasusnya ke kejaksaan untuk proses penuntutan. 

Sementara hingga kini, ada lima tersangka yang sudah ditetapkan, yakni Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Lalu sang eksekutor Bharada E, rekan sesama ajudan Bripka RR dan sopir Kuat Maruf.

Lambatnya penanganan kasus ini membuat keluarga Brigadir J mulai lelah dan pasrah. 

Hal ini diungkapkan Kamaruddin Simanjuntak saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi online yang diunggah di media sosial, baru-baru ini.

Baca juga: PENGAKUAN Terbaru IPW: Tak Ada Pelecehan Istri Ferdy Sambo, yang Ada Konsensual, Antara Siapa?

Sebagai seorang pengacara, Kamaruddin Simanjuntak merasa gagal melihat perkembangan kasus kliennya tiap hari.

Hanya ada lima orang tersangka pembunuhan dan tujuh orang tersangka dalam kasus obstruction of justice.

Padahal menurut Kamaruddin Simanjuntak, harusnya ada puluhan orang yang ditetapkan tersangka.

"Pada akhirnya apa yang saya perkirakan, perkara ini akan menjadi balilut sudah terjadi. Artinya sudah tiga bulan perkara ini sejak Juli, perkara tidak terang-terang," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin juga menceritakan perasaan Samuel Hutabarat terhadap perkembangan kasus kematian anaknya ini.

Tampaknya, Samuel Hutabarat sudah pasrah dan merasa lelah.

Bahkan kepada Kamaruddin Simanjuntak, Samuel menyebut perjuangan selama ini untuk mendapatkan keadilan bak tak terwujud.

"Pak Samuel, orangtua Almarhum sudah menyatakan 'sudah selesai lah, toh anak saya tidak kembali',"

"Kemarin ketika saya ke Jambi, beliau berpesan 'sudah, sudah cukup lah. Kami udah capek pak. Kami mendengar aja capek, apalagi bapak yang melakukan'," cerita Kamaruddin Simanjuntak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved