Breaking News:

Persebaya Surabaya

FAKTA Junianto Petinggi PSIS Semarang yang Isunya Merapat ke Persebaya, Sempat Ingin Punya Klub Baru

Nama Junianto, saat ini sedang santer dikabarkan merapat ke Persebaya Surabaya untuk menggantikan posisi Azrul Ananda.

Kolase Surya.co.id
Nama Junianto, saat ini sedang santer dikabarkan merapat ke Persebaya Surabaya untuk menggantikan posisi Azrul Ananda. 

Sebelumnya unggahannya di media sosial kembali menghebohkan penggemar PSIS di jagat maya.

Dalam unggahan tersebut, Junianto mengatakan ketika unit usahanya di bidang kesehatan, yaitu Rumah Sakit Charlie Hospital telah berdiri seluruhnya di Kendal, Demak, dan Ungaran, Junianto berencana membentuk sebuah tim sepakbola profesional.

Saat ini, unit rumah sakit Charlie Hospital yang telah beroperasi yakni yang berlokasi di Boja, Kendal.

"Ketika tiga rumah sakit (Kendal, Demak, Ungaran) sudah beroperasi, tinggal lanjutkan mimpi bikin klub bola profesional plus stadionnya di Jateng is blue, makjegagik," tulis Junianto.

Sontak unggahan lelaki yang kerap di sapa Ebes Anto dikalangan suporter PSIS tersebut memunculkan banyak spekulasi.

Semisal, kemungkinan Junianto akan kembali aktif dalam kepengurusan PSIS Semarang, atau membuat tim tandingan.

Saat ini disebutkan jika sang adik, Heri Sasongko menjadi representatif saham Junianto melalui induk perusahaan Wahyu Agung Group di PSIS yang berjumlah 30 persen.

"Pada prinsipnya saya mencintai PSIS, tapi untuk bersama saat ini, kayaknya tidak bisa."

"Saya akan menunggu dan tetap tidak bisa ke lain hati."

"Kalau memang saya sudah tidak bisa kembali, saya akan membuat tim baru yang profesional," ungkap Junianto saat dikonfirmasi, Selasa (9/8/2022) malam.

Dia mengatakan saat ini ada tiga tim yang ditawarkan untuk diakuisisi namun Junianto menolak. Satu di antaranya adalah kontestan Liga 1 musim ini.

Junianto menyebut, alasannya ingin membentuk tim sepakbola sebab saat ini sudah membangun training center di Salamsari, Boja, Kendal dengan nilai investasi 35 milyar rupiah.

"Kita sudah bangun TC di Salamsari itu 35 milyar rupiah. Kalau tidak sekali nyemplung kan eman. Walau nanti bisa disewakan, mau tidak mau kita harus bikin klub, sudah terlanjur bikin TC mau tidak mau ada tim yang harus disiapkan," kata Junianto.

Junianto menyebut, kemungkinan bisa membentuk satu tim profesional dalam kurun waktu 3-5 tahun ke depan.

Junianto menambahkan, jika nanti tim yang dibentuk sudah terealisasi, ia berencana akan membawa tim tersebut melantai ke bursa saham.

"Saya berencana membuat tim yang rencananya terjun ke IPO seperti Charlie Hospital yang akan saya IPO kan," jelas Junianto.

Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved