Berita Kediri

Didemo Warga, Kepala Desa Kepung Kab Kediri Sebut Tuntutannya Tak Jelas

Kepala Desa Kepung Kabupaten Kediri, Ida Arief, mengatakan sebenarnya tak ada permasalahan apapun di desanya.

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: irwan sy
istimewa/warga
Warga Desa Kepung, Kepung, Kabupaten Kediri menggeruduk balai desa untuk menuntut kades mundur, Senin (19/9/2022) siang. 

Berita Kediri

SURYA.co.id, KEDIRI - Kepala Desa Kepung akhirnya buka suara terkait aksi warganya yang menggelar demo di Balai Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Senin (19/9/2022).

Kepala Desa Kepung, Ida Arief, mengatakan sebenarnya tak ada permasalahan apapun di desanya.

Namun, terkait aksi demo yang digelar oleh warga, menurutnya adalah hal yang lazim.

"Aksi demo ini merupakan hak warga. Kami sudah bicara dengan Mas Dhito (Bupati Kediri) dan menyampaikan semua tentang hasilnya dan dipanggil oleh inspektorat," kata dia.

Menurut Ida, tuntutan yang diminta oleh warganya saat aksi demo tidaklah jelas.

Sebab, ada beberapa hal yang membias dan tidak menjadi satu titik.

Ia mencontohkan tuntutan mengenai pelayanan di kantor yang terlalu lama, namun merembet ke permasalahan lain.

"Ada 18 ribu warga sini, tapi hari ini saya lihat lebih dari separuh warga tidak mau ikut demo, karena mereka mendukung kegiatan saya," bebernya.

Saat ditanya terkait tuntutan warga yang menggelar aksi demo, Ida menyebutkan Bupati Kediri telah meminta bukti-bukti terkait hal tersebut sehingga dia hanya menunggu hasilnya.

Oleh karena itu, ia akan tetap fokus terhadap pekerjaannya karena bupati yang akan mengeluarkan SK pengangkatan dan hanya bisa di pecat oleh bupati, bukan dari masyarakat.

"Yang jelas kami sudah melaksanakan kegiatan mulai tahun 2020 sampai sekarang dan pertanggung jawaban diserahkan kepada bupati lewat kecamatan," ungkapnya.

Sebelumnya, ribuan warga menggelar aksi demo di depan balai desa setempat.

Dalam aksi tersebut, masyarakat meminta Kepala Desa Kepung untuk turun dari jabatannya.

Mereka menilai, Kepala Desa Kepung tidak menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang seharusnya diemban.

Bahkan, beberapa menilai adanya penyalahgunaan penyaluran bantuan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved