Breaking News:

Berita Surabaya

Akan Ada Demo Serikat Buruh se-Jatim di Surabaya, Polisi Imbau Masyarakat Hindari Jalan Ini

Hari ini, gabungan elemen serikat buruh se-Jatim akan menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan No 110, Surabaya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Luhur Pambudi
Massa buruh yang akan mengikuti aksi unjuk rasa saat melintas di Jalan Frontage A Yani, Gayungan, Surabaya, Senin (19/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Polrestabes Surabaya mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari sejumlah ruas jalan protokol di Kota Pahlawan sementara waktu pada pukul 13.00-15.00 WIB, Senin (19/9/2022).

Imbauan tersebut dimaksudkan, menyusul adanya rencana demonstrasi yang dilakukan oleh gabungan elemen serikat buruh se-Jatim di Kota Surabaya.

Rencana rombongan massa buruh akan berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan No 110, Alun-alun Contong, Bubutan, Surabaya.

Namun, sebelum menuju ke lokasi tersebut. Massa akan berkumpul di kawasan Bundaran Waru di depan Cito Mall Jalan A Yani, Menanggal, Gayungan, Surabaya.

Kemudian, massa akan melintasi sejumlah ruas jalan protokol kota mulai dari rute Jalan A Yani-Jalan Wonokromo-Jalan Raya Darmo-Jalan Urip Sumoharjo-Jalan Basuki Rahmat-Jalan Embong Malang-Jalan Blauran-Jalan Bubutan-Jalan Kebon Rojo-Jalan Pahlawan.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang rute pergerakan massa buruh.

Namun, ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mencari jalan alternatif untuk menghindari jalan-jalan yang telah disebutkan menjadi rute pergerakan massa buruh, agar tidak terjadi kepadatan atau penumpukan kendaraan.

"Rekayasa lantas dan mengimbau masyarakat utk mulai jam 13.00 sampai 15.00 mengambil alternatif jalur lain untuk mengurangi beban jalur protokol," ujarnya saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID, Senin (19/9/2022).

Pantauan SURYA.CO.ID, sekitar pukul 11.00 WIB, massa buruh mengendarai motor dan sepeda mobil tampak berdatangan dari arah kawasan Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Rombongan kendaraan massa buruh tersebut menuju ke Jalan Bungurasih untuk menuju titik kumpul di Kabupaten Sidoarjo, sebelum bergerak menuju ke titik kumpul Bundaran Waru, Cito Mall, Jalan Frontage A Yani, Menanggal, Gayungan, Surabaya.

Kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan massa buruh mulai berdatangan ke Jalan Frontage A Yani, Menanggal, Gayungan, Surabaya.

Mereka tampak berhenti memanfaatkan bahu jalan sisi paling kanan untuk memarkirkan kendaraan iring-iringan di ruas jalan tersebut, sembari menanti rombongan massa dari berbagai wilayah Jatim yang akan tiba ke Kota Surabaya melalui 'pintu masuk' sisi selatan yakni Bundaran Waru, Cito Mall, Surabaya.

Tuntutannya masih sama, yakni menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan meminta revisi kembali upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022 di Jatim.

Kabarnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerjaan Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum (Ketum) Partai Buruh, Said Iqbal, bakal ikut dalam barisan rombongan buruh yang akan berkumpul lebih dulu di depan Cito Mall atau Bundaran Waru.

"(Rencana kedatangan Said Iqbal), masih tentatif," ujar Wakil Ketua FSPMI Jatim, Nurudin Hidayat saat dikonfirmasi SURYA.CO.ID, Senin (19/9/2022).

Namun, dalam agenda demonstrasi buruh yang digelar hari ini, bakal ada tujuh poin tuntutan yang bakal terus disuarakan.

Tuntutan tersebut berkisar mengenai tinjauan krisis atas kebijakan kenaikan harga BBM yang dianggap oleh kalangan buruh berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, apalagi diperparah dengan tidak adanya kenaikan upah.

Kemudian, menganggap kebijakan kenaikan BBM tidak tepat mengingat adanya penurunan harga minyak dunia.

Dan terakhir, kalangan buruh menganggap kenaikan harga BBM bakal memicu efek domino adanya pemutusan hubungan kerja di sejumlah sektor industri yang terdampak atas kebijakan tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved