Berita Surabaya

Ada Perubahan Seleksi Masuk PTN, Sekolah di Surabaya Tunggu Teknis & Regulasi Jalur Prestasi dan Tes

Perubahan Seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dikeluarkan Kemdikbud nampalnya belum dipahami dengan baik oleh sekolah.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi, siswa kelas XII berkonsultasi dengan guru BK untuk melakukan pemetaan minat siswa dan memberikan masukan untuk pemilihan jurusan dan kampus jelang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Perubahan Seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dikeluarkan Kemdikbud nampalnya belum dipahami dengan baik oleh sekolah.

Padahal biasanya sekolah sudah mulai menyiapkan siswa yang akan mendaftar untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang berubah menjadi seleksi berdasarkan jalur prestasi.

Tak hanya itu, sekolah juga perlu menyiapkan sosialisasi untuk SBMPTN yang kini berubah menjadi seleksi berdasarkan tes.

Hal itupun diungkapkan Kepala SMAN 15 Surabaya, Johanes Mardijono menuturkan dalam kebijakan tersebut pada jalur prestasi ada perbedaan pada perangkingan dan diperhitungan prestasi lain di luar prestasi akademik.

"Meskipun prestasi masih ngambang. Bisa berubah tergantung kebijakan PTN. Bagi sekolah perbedaan ini belum jelas dampaknya," ujarnya, Senin (19/9/2022).

Selanjutnya, dari segi transparansi menurutnya masih belum jelas juga.

Sebab, tergantung pada keputusan kebijakan pada PTN yang dituju dan belum diketahui sekolah.

Selain jalur prestasi, pada jalur SBMPTN atau tes nasional, Johanes juga menyayangkan adanya penghapusan Tes Potensi Akademik (TPA).

Penghapusan ini katanya akan merugikan bagi sekolah karena mengurangi motivasi siswa dalam mengikuti mata pelajaran di sekolah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved