Berita Mojokerto

Sejarah Berdirinya UWKS Terinspirasi Peninggalan Kerajaan Majapahit dan Candi Penataran Blitar

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengajak 150 mahasiswa baru untuk semakin mengenal kampusnya.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya di depan Gapura Pendopo Agung Trowulan Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) mengajak 150 mahasiswa baru untuk semakin mengenal kampusnya.

Tidak hanya mengenal semua yang ada didalam kampus, akan tetapi mahasiswa diajak untuk melihat secara langsung sejarah berdirinya UWKS.

Dimulai dari kunjungan ke kediaman salah satu pendiri UWKS yaitu H Moch Said, dikawasan Progo Nomor 12 Kelurahan Darmo Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya, Sabtu (17/9/2022).

Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Humas (BAKH), Andi Aruji mengatakan rumah yang berdiri sejak tahun 1901 itu merupakan tempat cikal bakal UWKS saat ini.

"Dulu di tahun 31 Mei 1980, H Moch Said (Ketua DPR Gotong Royong Jatim) bersama H Soenandar Prijo Soedarmo (Mantan Gubernur Jatim) dan H Belego Soemarto (Ketua DPRD Jatim) bersepakat untuk berjuang melalui dunia pendidikan dengan mendirikan perguruan tinggi," terang Andi.

Kemudian para mahasiswa diajak merasakan suasana kerajaan Majapahit dengan mengunjungi situs-situs peninggallan Kerajaan Majapahit di Trowulan Kabupaten Mojokerto.

Perlu diketahui, nama Wijaya Kusuma yang memiliki arti "Anak Keturunan Raja Majapahit" didapatkan H Moch Said setelah mendirikan Pendopo Agung Trowulan.

"Beliau (H Moch Said) sangat menyukai budaya sehingga pada tahun 1967 meyakini bahwa Trowulan merupakan bekas kerajaan Majapahit setelah menemukan artefak berupa ompak batu penyangga soko guru yang ditemukan berserakan dilokasi tersebut," jelasnya.

"Itu yang membuat beliau ingin menamai Universitas yang akan didirikannya dengan nama Wijaya Kusuma dengan harapan melahirkan lulusan yang kuat dan sopan santun sebagaimana dicontohkan Raden Wijaya," imbuhnya.

Setelah perjalan ke Mojokerto, para mahasiswa diajak untuk berkunjung ke Candi Panataran yang terletak di Kabupaten Blitar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved