Berita Sidoarjo

Petugas Mendadak Geledah Kamar Hunian di Rutan Perempuan Surabaya, Hasilnya

Penggeledahan di blok-blok hunian dalam Rutan Perempuan Surabaya mendadak digelar, Kamis (15/9/2022) malam.

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Petugas saat melakukan penggeledahan di Rutan Perempuan Surabaya yang berada di Porong, Sidoarjo 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Penggeledahan di blok-blok hunian dalam Rutan Perempuan Surabaya mendadak digelar, Kamis (15/9/2022) malam.

Hasilnya, petugas menemukan beberapa benda yang berisiko di dalam rutan yang berada di Porong, Sidoarjo tersebut.

Penggeledaan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, petugas penggeledahan dibagi menjadi beberapa grup. Secara bersamaan, mereka kemudian melakukan penggeledahan di setiap kamar di blok-blok yang ada dalam rutan.

Dari kamar 1 sampai 9 yang berada di bawah, dan kamar 10 sampai 19 yang berlokasi di bagian atas, seluruh petugas sengaja fokus melakukan penggeledahan terhadap barang-barang yang berada di kamar hunian.

Hasilnya tidak ditemukan barang terlarang, seperti telepon genggam dan narkoba.

Namun, petugas masih menemukan beberapa barang yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

"Kami masih menemukan barang-barang yang berisiko seperti sendok-garpu stainless, kartu domino dan kawat," kata Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Amiek Diyah Ambarwati usai penggeledahan.

Menurutnya, barang-barang hasil penggeledahan tersebut diinventarisir untuk kemudian segera dimusnahkan.

“Hal ini sebagai langkah preventif agar tidak dimanfaatkan untuk kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan,” lanjutnya.

Disebutnya, bahwa penggeledahan itu merpakan komitmen Rutan Perempuan Surabaya dalam menjaga blok hunian tetap bersih dari handphone dan narkoba.

Sejauh ini, berulang kali penggeledahan di rutan perempuan selalu hasilnya dalam keadaan kondusif. Tak pelak, kondisi itu langsung mendapat apresiasi dari Kemenkumham Jawa Timur.

"Kami apresiasi, rutan perempuan selalu dalam keadaan steril dari barang terlarang terutama handphone dan narkoba," kata Kakanwil Kemenkumham Jatim, Zaeroji.

Kendati demikian Zaeroji tetap mengingatkan semua jajarannya agar selalu waspada. Mengingat layanan kunjungan sudah mulai berangsur-angsur normal, berbagai potensi pun muncul. Sehingga kewaspadaan tetap harus dilakukan.

"Petugas harus tetap waspada terhadap segala modus penyelundupan barang terlarang ke dalam rutan. Selain itu, petugas harus membentengi diri dengan nilai-nilai integritas," pesannya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved