Keutamaan Diam dan Mendengarkan Khutbah Jumat Menurut Hadist

Simak berikut keutamaan diam dan mendengarkan khutbah Jumat, saat Sholat Jumat berlangsung.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
ahmad zaimul haq/surya
Ilustrasi - keutamaan diam dan mendengarkan khutbah jumat saat Sholat Jumat 

SURYA.CO.ID - Berikut keutamaan diam dan mendengarkan Khutbah Jumat, bagi jamaah Sholat Jumat.

Sholat Jumat merupakan sholat yang dikerjakan secara berjamaah pada hari Jumat di waktu Sholat Dzuhur.

Sholat Jumat wajib bagi setiap umat Muslim laki-laki yang tidak memiliki udzur syar'i atau kondisi darurat yang diperbolehkan dalam hukum Islam.

Keutamaan diam dan mendengarkan khutbah merupakan perintah Rasulullah SAW sebab terdapat keutamaan luar biasa di dalamnya.

1. Waktu Mustajab

Terdapat waktu mustajab saat Sholat Jumat. Artinya, apabila umat Muslim berdoa saat itu, maka doanya akan segera dikabulkan oleh Allah SWT. Dijelaskan dalam hadist:

"Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat suatu waktu yang jika pada waktu itu seorang Muslim tepat berdoa mrmohon krbaikan kepada Allah maka Allah akan mengabulkannya. Dan rentang waktu itu cukup singkat." (H.R. Muslim).
Hadist lainnya, menyebutkan:

Daru Abu Burdah, Rasulullah SAW bersabda tentang waktu tersebut, "bahwasanya itu adalah waktu ketika imam duduk (di mimbar) sampai selesai sholat" (HR. Muslim).

2. Waktu Istimewa

Waktu khutbah disebut dalam hadist merupakan waktu istimewa, apabila berbicara maka sama dengan menyia-nyiakan waktu tersebut.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersabda, "Apa bila engkau berkata kepada temanmu pada hari Jumat, 'Diamlah' apabila imam sedang berkhutbah, kamu benar-benar telah menyia-nyiakan Jumatmu" (Ringkasan Sohih Muslim, halaman 242)

3. Ampunan dosa

Rasulullah SAW bersabda terdapat ampunan dosa bagi umat Muslim yang mendengarkan khutbah dengan diam.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. Nabi SAW bersabda, "Barang siapa mandi lalu pergi Sholat Jumat, kemudian mengerjakan sholat yang telah ditentukan (sholat sunnah) lalu dia mendengarkan khutbah sampai selesai dan mengerjakan Sholat Jumat bersama imam, diampunilah dosa-dosanya antara hari Jumat itu dan Jumat berikutnya, ditambah tiga hari sesudahnya." (Ringkasan Sohih Muslim, halaman 242)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved