Persebaya Surabaya

BIODATA Azrul Ananda, Bos Persebaya Surabaya yang Mundur dari Manajemen

Azrul Ananda menyampaikan keputusannya mundur dari Persebaya Surabaya saat merilis hasil evaluasi tim.

Youtube/Persebaya Surabaya
Azrul Ananda menyampaikan keputusannya mundur dari Persebaya Surabaya saat merilis hasil evaluasi tim. 

SURYA.CO.ID - Berikut biodata Azrul Ananda, bos Persebaya Surabaya yang mundur dari manajemen saat sampaikan evaluasi tim, Jumat (16/9/2022).

Azrul Ananda menyampaikan keputusannya mundur dari Persebaya Surabaya saat merilis hasil evaluasi tim.

Sebelum menyampaikan pernyataan mengundurkan diri, Azrul Ananda sempat membahas tentang apa yang dialami Persebaya Surabaya dan respon manajemen pada beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Minta Maaf, Manajemen Persebaya Tanggung Jawab Kerusakan Stadion Gelora Delta Sidoarjo

"Dengan situasi yang terjadi di pekan ini, semua yang terjadi di Persebaya, itu tanggung jawab saya. Karena saya CEO di sini.

Kalau ada ungkapan 'Love Persebaya, Hate Manajemen', ya itu saya.

Kalau ditanya soal evaluasi, yang harus dievaluasi adalah diri saya sendiri.

Karena itu, tadi malam kita langsung meeting di stadion. Pagi tadi sudah meeting panjang. Saya sampaikan juga pada manajemen keputusan saya," terang Azrul.

Dia mengaku bersyukur mendapat kesempatan dan dipercaya mengelola Persebaya Surabaya.

"Saya bersyukur sudah mendapat kepercayaan mengelola klub yang saya cintai sejak kecil. Saya melanjutkan apa yang dulu pernah diperjuangkan oleh ayah saya.

Lima tahun terakhir saya sangat menikmati perjalanan bersama Persebaya. Saat ini kondisi klub jauh lebih daripada lima tahun yang lalu.

Di tengah pecah belah Indonesia, teman-teman (Bonek) tetap keukeuh agar Persebaya tetap di Surabaya dan tidak berada di tangan yang salah," lanjutnya.

Azrul Ananda juga sempat membahas mengenai hal yang dia dan tim lakukan untuk Persebaya Surabaya selama lima tahun menjabat. Salah satunya adalah mengentas klub dari Liga 2 dan melenggang di Liga 1.

Untuk itu, dia merasa bukan porsinya untuk membawa Persebaya Surabaya menjuarai Liag 1 dengan segala permasalahan yang ada.

"Dengan situasi yang seperti ini, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari CEO Persebaya Surabaya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved