Berita Lamongan

PDIP Lamongan Bidik 10 Kursi di DPRD, Percepat Penjaringan Bakal Calon Legislatif

Partai berlambang kepala banteng tersebut membuka 20 kuota bakal caleg dari masing-masing daerah pilihan atau 200 persen dari ketentuan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Rakor DPC PDI Perjuangan 2022 di salah satu hotel di Lamongan, Rabu (14/9/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Dari beberapa partai calon peserta Pemilu 2024, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah yang paling gencar mempercepat persiapannya.

Bahkan di Lamongan, DPC PDIP Lamongan sudah memanaskan diri dengan melakukan penjaringan bakal calon legislatif (caleg) lewat sosialisasi ke 27 PAC di seluruh kecamatan, termasuk saat rakor di salah satu hotel di Lamongan, Rabu (14/9/2022).

Partai berlambang kepala banteng tersebut membuka 20 kuota bakal caleg dari masing-masing daerah pilihan (dapil), atau 200 persen dari ketentuan. Dan 30 persen memprioritaskan calon perempuan. Dan PDIP Lamongan bertekad mendapatkan 10 kursi di DPRD setempat.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi menyampaikan bahwa penjaringan caleg dari PDIP tidak memiliki kriteria khusus. Hanya saja, caleg itu harus memenuhi syarat dari partai, seperti keanggotaan, hingga jenjang akademis minimal SLTA Sederajat.

"Sesuai Rapat DPP yang diperluas, pendaftaran caleg itu dibuka pada 1-30 September 2022, tidak ada kriteria khusus," kata Kusnadi saat memberikan sambutan dalam Rakor DPC PDIP Lamongan, Rabu (14/9/2022).

Ditegaskan Kusnadi, penjaringan bakal Ccaleg juga harus memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menunjukan KTA PDIP. "Apapun Anda atau apapun status Anda di struktur partai, semua punya hak yang sama. Cuma nanti dalam penyusunan ada kriteria yang harus diikuti. Tetapi siapapun boleh mendaftar (menjadi caleg)," kata Kusnadi yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim.

Sementara Ketua DPC PDIP Lamongan, Husen meminta seluruh anggota partai turut mensukseskan tahapan pra pencalegan di antaranya melalui penjaringan, penyaringan, hingga nanti penetapan. "Seluruh teknisnya dibuat secara online, tidak ribet, dan batas usia 21 tahun. Kami optimistis bisa menambah 2 kursi dan meraih misi 10 kursi dari DPP," kata Husen. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved