Berita Bangkalan

Oknum PNS Bangkalan Tepergok Isap Sabu di Rumah Bandar Narkoba, Satu Tersangka Kabur Lewat Jendela

Dari dua tersangka yang terciduk sedang nyabu di dalam rumah itu, salah satunya adalah seorang oknum PNS di Pemkab Bangkalan

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Dua budak sabu, salah satunya PNS, ditahan bersama motor plat merah oleh Unit Reskrim Polsek Kamal di Jalan Nangka V/28 Perumnas, Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Selasa (13/9/2022) pukul 22.30 WIB. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Unit Reskrim Polsek Kamal mendapat tangkapan spesial saay menggerebek aktivitas pesta sabu di sebuah rumah di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, Selasa (13/9/2022) malam. Dari dua tersangka yang terciduk sedang nyabu di dalam rumah itu, salah satunya adalah seorang oknum PNS di Pemkab Bangkalan.

Saat diidentifikasi usai penangkapan, oknum PNS itu adalah BR (48), warga Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi. Ia diketahui bekerja di salah satu OPD di Pemkab Bangkalan. Selain BR, tersangka lain yang ditangkap di rumah bandar narkoba berinisial RC itu adalah AM (39), warga Jalan Raya/Desa Telang, Kecamatan Kamal.

Sedangkan pemilik rumah yaitu RC ternyata sangat gesit. Saat polisi menggebek rumahnya, RC bisa kabur melalui jendela kamar, meninggalkan BR dan AM. RC pun ditetapkan sebagai DPO.

“Betul, salah seorang tersangka adalah PNS. Mereka tengah mengkonsumsi sabu saat kami masuk untuk melakukan penggerebekan, sekitar pukul 22.30 WIB malam,” ungkap Kapolsek Kamal, AKP Andi Bahtera kepada SURYA, Rabu (14/9/2022).

Dari tangan keduanya, empat polisi pimpinan Kanit Reskrim Polsek Kamal, Aiptu Sukaro Leksono menyita barang bukti sebuah plastik klip kecil berisi sabu seberat 0,17 gram, sebuah pipet masih berisikan sabu dengan berat 2,03 gram, seperangkat alat isap sabu, serta dua unit sepeda motor. Salah satu motor itu berplat nomor merah.

Andi menjelaskan, penggerebekan di rumah DPO RC itu sebagai tindak lanjut informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa rumah tersebut kerap diduga sebagai ajang transaksi hingga pesta narkoba.

“Beberapa hari sebelumnya kami melakukan pengintaian, ternyata benar. Kami juga melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti lain milik tersangka RC. DPO adalah seorang bandar yang memang menjadi target kami,” jelas Andi.

Barang bukti lain milik RC yakni berupa empat buah plastik berisikan sabu dengan berat 1,74 gram, tiga buah perangkat alat isap sabu, empat buah plastik kosong, dua buah kompor untuk mengisap sabu, sebotol alkohol, dompet kecil untuk menyimpan sabu, sebuah ponsel, KTP atas nama RC, dan satu unit sepeda motor.

“Kedua tersangka membeli narkoba dengan cara mendatangi rumah DPO RC dan mengkonsumsi di tempat. Keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) Subsider 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009,” pungkas Andi. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved