Berita Mojokerto

Radius Pencarian Wisatawan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Diperluas, Tim SAR Fokus 8 Titik

Radius pencarian diperluas hingga menyusuri delapan titik dari lokasi hilangnya pendaki di petak 24-C menuju Putuk Puyang, kawasan Bukit Krapyak.

surya.co.id/mohammad romadoni
Dimas (kiri) wisatawan yang hilang saat berkemah di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dan petugas gabungan yang bersiap melakukan pencarian (kanan) 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Petugas gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap wisatawan yang dikabarkan hilang saat camping di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Radius pencarian di hari ketiga ini diperluas hingga menyusuri delapan titik dari lokasi hilangnya pendaki di petak 24-C menuju Putuk Puyang, kawasan Bukit Krapyak.

Wisatawan bernama Raffi Dimas Baddar (20) mahasiswa Universitas Wijaya Putra Surabaya asal Desa Pekoren RT2/RW6, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan tersebut dinyatakan hilang pada Minggu (11/9/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Asper Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Pacet dan Pengelolaan Hutan (KPH) Pasuruan, Margono menjelaskan pencarian dihari ketiga ini melibatkan 50 personil gabungan disebar ke sejumlah titik untuk mencari wisatawan yang dikabarkan hilang saat berkemah di kawasan wisata Bukit Krapyak.

Posko pencarian dipusatkan di kawasan parkiran Air Terjun Grenjengan, Pacet Mojokerto.

"Radius pencarian hari ketiga total kurang lebih sekitar 30 kilometer dari lokasi Camping masuk ke dalam hutan," jelasnya saat ditemui di posko Air Terjun Grenjengan, Pacet, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Pendaki Dikabarkan Hilang di Bukit Krapyak Pacet Mojokerto, Terakhir Terlihat Seusai Salat Subuh

Margono mengatakan dari pemetaan awal ada titik-titik tertentu yang akan menjadi fokus pencarian korban.

Pencarian dilakukan mulai lokasi Camping di petak 24 tepatnya di samping kanan Makam Sunan Pangkat Bukit Krapyak menuju Sengon Doyong, Watu Klanceng, Watu Bis, Kedung Modang, Gua Cina, Sumber Luwak, Posung Truno dan Putuk Puyang.

"Pencarian difokuskan di delapan titik yang jaraknya dari lokasi petak 24 menuju lokasi paling akhir Putuk Puyang sekitar tiga kilometer," ungkapnya.

Menurut dia, sebelumnya gabungan dari TNI, Polri, Perhutani BKPH Pacet, Polhut Tahura, pengelola wisata dan potensi relawan LPBINU, Welirang Community serta warga setempat sudah berupaya mencari keberadaan Dimas panggilan akrab Raffi yang hingga kini belum ditemukan.

"Pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca kemarin sampai pukul 24.00 WIB," ujar Margono.

Seperti yang diketahui, seorang wisataan dikabarkan hilang saat berkemah di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Perhutani BKPH Pacet, Polhut Tahura saat itu berupaya mencari keberadaan wisatawan yang hilang secara misterius tersebut.

Berdasarkan informasi wisatawan yang mendaki ke Bukit Krapyak ini bernama Raffi Dimas Baddar (20) mahasiswa asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Dimas dikabarkan hilang dari laporan rekan korban ke petugas loket wisata Bukit Krapyak, Pacet, pada Minggu (11/9/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Sedangkan, sepeda motor Honda Vario warna hitam N 5597 TQR milik korban
masih terpakir di tempat penitipan kendaraan wisata Bukit Krapyak.

Rombongan 11 orang dari mahasiswa Universitas Wijaya Putra Surabaya masuk ke kawasan Bukit Krapyak, pada Sabtu (10/9/2022) sekitar pukul 18.30 WIB.

Hingga berita ini diturunkan Dimas belum juga ditemukan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved