Berita Surabaya

1.810 Mahasiswa Baru Unusa Surabaya Dikukuhkan, Kuliah Perdana Diisi Konjen Jepang Takeyama Kenichi

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) secara resmi mengukuhkan 1.810 mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023

Penulis: Zainal Arif | Editor: irwan sy
zainal arif/surya.co.id
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengukuhkan 1.810 mahasiswa baru melalui sidang senat terbuka di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (12/9/2022). 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) secara resmi mengukuhkan 1.810 mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023 melalui sidang senat terbuka di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (12/9/2022).

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, mengatakan karena Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir, pengukuhan dan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) dilakukan secara online.

"Alhamdulillah tahun ini dilakukan secara hybrid. Ada yang online 415 mahasiswa dan ada yang offline ada 946 mahasiswa. Tetapi sebagian besar perkuliahan untuk tahun ajaran baru ini dilakukan secara offline, kami telah mempersiapkan segala sesuatunya secara baik," ungkapnya.

Meski begitu, sejak tahun 2017 Unusa telah membekali para mahasiswanya dengan perangkat tablet pembelajaran yang diberi nama e-sorogan.

Maka dari itu, kegiatan perkuliahan Unusa selama Pandemi dua tahun lalu tidak menemui kendala yang berarti, termasuk praktikum mahasiswa yang kini dikembangkan dengan virtual reality.

"Kami bersyukur dengan pengalaman mengembangkan pratikum berbasis virtual reality, kini Unusa bersama-sama Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan Pemerintah Amerika Serikat, dipercaya untuk mengembangkan pembelajaran STEAM (Science, Teknologi, Engineering, Art dan Matematic) dengan teknologi virtual reality untuk SMA se-Indonesia," katanya.

Rektor menegaskan Unusa bukanlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang biasa-biasa saja, melainkan PTS yang luar biasa.

Misalnya saja dalam bidang akademik pada tahun ke-9 ini Unusa telah mencatatakan diri di peringkat pertama  dalam capaian publikasi jurnal-jurnal terindeks Scopus di antara perguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama se-Indonesia.

Oleh karena itu, Rektor berpesan untuk bisa membawa nama baik Unusa lebih bagus lagi kepada para mahasiswa baru.

"Belajar dan ikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan pimpinan perguruan tinggi, dekan atau pimpinan program studi. Tapi jangan lupa pula untuk aktif membangun jejaring dan mengikuti berbagai unit kegiatan kemahasiswaaan yang ada. Sebagai upaya untuk menyiapkan generasi rahmatan lil alamin, Unusa tidak hanya menuntut nilai akademik yang bagus tetapi juga berkegiatan yang positif. Karena itu kami memperkenalkan satuan kredit prestasi (SKP)," imbuhnya.

Sementara itu Wakil Rektor Satu Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Kacung Marijan Ph D mengatakan, jumlah 1.810 mahasiswa baru yang dikukuhkan tersebar pada di lima fakultas meliputi mahasiswa regular, berbeasiswa, RPL dan program profesi.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas melalui upaya mencapai akreditasi unggul untuk program studi- program studi yang ada, juga institusinya, dalam waktu tidak lama lagi. Karena menurut kami saat ini waktunya untuk bersaing memberikan yang terbaik kepada mahasiswa, apalagi sudah ada perguruan tinggi asing yang masuk ke Indonesia. Tanpa kualitas yang baik, maka kami akan ditinggalkan," jelasnya.

Sebagai catatan, dari 1.810 mahasiswa sebelas mahasiswa tercatat sebagai mahasiswa non-muslim.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved