Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Kepala Daerah Peduli Perumahan Rakyat

Komitmen Gubernur Khofifah dalam mendukung pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) menuai penghargaan

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komitmen Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam mendukung pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tak diragukan lagi.

Hal tersebut sekaligus mengantarkannya sebagai sebagai Kepala Daerah Terfavorit Peduli Perumahan Rakyat yang dianugerahkan oleh Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).

Penghargaan ini diserahkan kepada Gubernur Khofifah yang diwakili Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jawa Timur, Bayu Trihaksoro, pada Rakernas Himperra 2022 di Nusa Dua, Bali.

Atas penghargaan yang diterima tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas sinergi, kolaborasi dan kontribusi semua pihak dalam menyediakan perumahan untuk rakyat.

"Alhamdulillah, terima kasih Himperra atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini tentu bukan hasil kinerja saya pribadi. Namun, setiap pencapaian ini merupakan buah kerja keras, sinergi dan kolaborasi dari semua pihak. Utamanya dalam mewujudkan pengembangan perumahan rakyat di Jatim,” ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (10/9/2022).

Orang nomor satu di Jatim itu berharap, penghargaan ini dapat menjadi pecutan semangat bagi Pemprov Jatim untuk terus memperjuangkan hak-hak masyarakat dalam mendapatkan hidup setara dan sejahtera. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak huni.

"Semoga ini dapat menjadi pecutan semangat bagi kita semua, agar dapat terus memperjuangkan dan memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim akan terus memberikan dukungan dalam memberikan tempat tinggal layak huni bagi masyarakat.

Salah satunya dengan ikut merumuskan kebijakan atau regulasi khusus terkait pendirian perumahan murah bagi masyarakat. Karena pendirian perumahan murah bagi masyarakat tidak bisa lepas dari rumusan regulasi agar dapat terwujud dengan baik.

“Agar terwujud perumahan murah, maka harus dirumuskan suatu regulasi yang mempermudah prosesnya di lapangan. Juga, harus dipastikan agar implementasi di lapangan terlaksana sesuai dengan aturan dan ketentuan,” tegasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved