Berita Tulungagung

Kawasaki Kaze di Tulungagung Terbakar saat Pemiliknya Bagi-bagi Nasi untuk Tukang Becak

Sebuah sepeda motor Kawasaki Kaze R terbakar di simpang empat RSU Lama, Jalan Pahlawan Kabupaten Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Polsek Kedungwaru Tulungagung
Sepeda motor Kawasaki Kaze R yang ludes terbakar di simpang empat RSU Lama, Jalan Pahlawan Tulungagung, Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 22.40 WIB. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Sebuah sepeda motor Kawasaki Kaze R terbakar di simpang empat RSU Lama, Jalan Pahlawan Kabupaten Tulungagung, Kamis 98/9/2022) sekitar pukul 22.40 WIB.

Saat kejadian pemilik sepeda motor keluaran 1999 ini, ES (22) sedang membagikan nasi kepada para tukang becak.

"Saat itu pemilik motor memarkir kendaraannya di tepi jalan, lalu membagi-bagikan nasi bungkus ke para tukang becak yang mangkal di sekitar lokasi," terang Kapolsek Kedungwaru, AKP Edy Santoso.

Api pertama kali dilihat sopir truk yang sedang berhenti di lampu lalu lintas.

Sopir itu memberi tahu, api muncul di bawah setir motor.

Nyalanya berasal dari sambungan kabel yang diduga korslet.

"Tapi saat itu api segera membesar. Pemilik motor sama para tukang becak menjauh karena khawatir terjadi ledakan," sambung Edy.

Anggota Polsek Kedungwaru yang tengah patroli segera minta bantuan Pemadam Kebakaran.

Polisi juga mengamankan lokasi agar tidak membahayakan pengendara lain.

Api bisa dijinakkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 22.58 WIB.

"Tapi kondisi motor sudah ludes terbakar, tidak bisa difungsikan lagi," ungkap Edy.

Setelah api dipadamkan hampir seluruh bagian motor selain yang berbahan logam leleh terbakar, kecuali ban motor.

Kabel-kabel juga tersisa isi bagian logamnya, sedangkan isolasi pembungkusnya meleleh.

Kejadian ini membuat korban rugi sekitar Rp 1.200.000.

Menurut Kabid Pemadam Kebakaran Satpol PP Tulungagung, Gatot Sunu, api diduga dari korsleting kelistrikan.

Api lalu menjalar bagian motor yang mudah terbakar, seperti plastik bodi.

Api kian membesar setelah merembet ke bagian bahan bakar.

"Kami hanya kerahkan satu armada mobil pemadam, karena skala kecil," ucap Gatot.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved