Berita Ponorogo

Pondok Gontor Sebut Kematian Santri AM 'Ayyamul Huzni', Proses Hukum Diserahkan ke Polisi

Pondok Gontor juga tak memungkiri terkait adanya dugaan tindakan penganiayaan terhadap wafatnya santri AM.

tribun jatim/sofyan arif
Gerbang Depan Pondok Modern Darussalam Gontor di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Ponorogo 

Ketiga, yang ingin kami sampaikan adalah bahwa “seluruh santri adalah anak-anak kami”, amanah dan titipan dari para orang tua untuk kami asuh dan didik.

Demikian juga dengan ananda AM. Almarhum adalah anak kami.

Wafatnya almarhum karena kasus dugaan penganiayaan adalah duka cita yang mendalam bagi kami.

Hari-hari ini adalah “ayyamul huzni” (hari penuh kesedihan) bagi kami seluruh Keluarga Besar Pondok Modern Gontor, bukan hanya bagi orangtua almarhum dan keluarga almarhum, tapi juga bagi Pak Kiai, para pengasuh, asatidz, puluhan ribu santri, bahkan seluruh alumni Gontor di mana pun berada.

Wafatnya almarhum adalah kesedihan bagi kita semua. InsyaAllah almarhum wafat sebagai sebagai syahid fii sabilillah.

Atas nama Pimpinan Pondok Modern Gontor, kami mengajak seluruh santri, ustadz, alumni, dan wali santri Gontor di manapun berada, mari malam hari ini kita bacakan doa, Alfatihah dan Yasin, secara serentak untuk almarhum AM, serta doa untuk kebaikan keluarga almarhum dan Pondok Modern Gontor.

Semoga Allah selalu mengampuni dan meridhoi kita semua. Amin YRA.

Demikian keterangan yang dapat kami sampaikan. Kurang lebihnya mohon maaf.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Ponorogo, 6 September 2022

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved