Berita Surabaya

Polda Jatim Tangkap 92 Tersangka Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, Ada yang Modifikasi Minibus

Mereka melakukan penyalahgunaan BBM subsidi bermodus modifikasi tangki, memanfaatkan mobil minibus penumpang; Elf Long 18 Seat.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/luhur pambudi
Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman menginterogasi 2 tersangka penyalahgunaan BBM subsidi bermodus modifikasi tangki bensin, di Lapangan Ditsamapta Mapolda Jatim, Selasa (6/9/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak 92 orang tersangka penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi berhasil ditangkap jajaran Polda Jatim.

Puluhan orang tersangka itu, dibekuk berdasarkan 62 laporan kepolisian yang dibuat masyarakat, selama kurun waktu delapan bulan sejak Januari-Agustus 2022.

Modus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi tersebut, terbilang beragam.

Mulai dari truk tangki pengangkut tangki BBM subsidi yang 'kencing' gegara ulah para sopir yang nakal, hingga memodifikasi tangki bahan bakar mobil berkapasitas jumbo.

Seperti ulah komplotan dua orang tersangka berinisial A dan S.

Mereka melakukan penyalahgunaan BBM subsidi bermodus modifikasi tangki, memanfaatkan mobil minibus penumpang; Elf Long 18 Seat.

Komplotan tersebut, memodifikasi mobil minibus berbangku penumpang itu, secata total.

Deretan bangku penumpang di bagian belakang ruang kabin kemudi, dicopot.

Lalu diisi dua unit tangki plastik berbentuk kotak berkapasitas masing-masing, seribu liter.

Kemudian, mereka memasang selang penghubung antara dua tangki plastik tersebut dengan tangki besi bawaan mesin mobil.

Baca juga: BREAKING NEWS Pesawat Latih TNI AL Jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya

Tujuannya agar dapat memindahkan pasokan BBM dari tangki minibus mereka ke dalam dua tangki besar di dalam ruang penumpang mobil.

Agar proses pemindahan cairan BBM tersebut dapat berlangsung secara cepat.

Mereka menambahkan perangkat penyedot. Dengan begitu, perbuatan lancung mereka tidak akan diketahui oleh banyak orang saat membeli BBM di SPBU pinggir jalan.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, komplotan tersebut mengaku kepada penyidik baru beraksi kurun waktu tiga bulan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved