Berita Surabaya

Stakeholder Keuangan, Akademisi dan BPS Jatim Gelar East Java Economic Review 2022

Kementerian Keuangan bekerja sama dengan BI Jatim menggelar talkshow secara daring dengan tema East Java Economic Review 2022.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
habibur rohman/surya.co.id
Salah satu UMKM saat tampil di sebuah pameran di event East Java Economic Review 2022, di mana pangsa kredit UMKM di Jatim terus meningkat menjadi 31,56 persen hingga kuartal II tahun 2022 ini. 

Adapun selama tahun 2022 perekonomian Jawa Timur tercatat tumbuh 5,74 persen, lebih tinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Jawa.

Pemulihan ekonomi terus berlanjut dan makin menguat.

Dilihat dari struktur dan pertumbuhan PDRB, kekuatan dominan ekonomi Jawa Timur terletak pada industri pengolahan 30,75 persen perdagangan 18,49 persen, pertanian 11,50 persen, dan konstruksi sebesar 8,70 persen.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Padmoyo Tri Wikanto, menyampaikan harapan agar Forum East Java Economic Review ini nantinya ke depan lebih tematik menyentuh ke sektor riil, ekonomi digital misalnya.

Adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singasari dan KEK Gresik, kapitalisasi nilai tambahnya luar biasa.

"Isu-isu berkaitan dengan penanaman modal, pembiayaan, perpajakan, insentif bea cukai dan lain sebagainya termasuk isu moneter dan stabilitasi jasa keuangan agar lebih diarahkan kepada sektor riil," pungkas Padmoyo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved