Sabtu, 25 April 2026

Berita Jember

Bandingkan dengan Lumajang dan Situbondo, Pedagang Ternak Desak Pasar Hewan Jember Dibuka Kembali

Sedangkan kabupaten sebelah, seperti Lumajang sudah membuka kembali pasar hewan mereka, meskipun sempat menutupnya

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wabup Jember KH M Balya Firjaun Barlaman. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pedagang hewan meminta pasar hewan di Kabupaten Jember dibuka kembali. Permintaan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jember, Bambang Saputro kepada Bupati Jember, Hendy Siswanto.

Bambang menyampaikan aspirasi pedagang pasar hewan tersebut saat pembahasan pengendalian inflasi daerah. Menurut Bambang, pedagang hewan membandingkan kondisi pasar hewan di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Bondowoso.

"Memang pedagang hewan meminta supaya pasar hewan di Kabupaten Jember ini dibuka. Mereka membandingkan dengan Lumajang,dan Bondowoso yang telah membuka pasar hewan mereka," ujar Bambang, Selasa (6/9/2022).

Sejak Idul Adha lalu, Pemkab Jember menutup pasar hewan seiring merebaknya serangan virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sejak saat itu, Pemkab Jember masih menutup pasar hewan.

Sedangkan kabupaten sebelah, seperti Lumajang sudah membuka kembali pasar hewan mereka, meskipun sempat menutupnya. Namun Disperindag menyerahkan keputusan kepada bupati, juga Satgas Penanganan PMK Kabupaten Jember.

Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Inf Batara C Pangaribuan yang masuk dalam Satgas Penanganan PMK menegaskan, jika bupati membolehkan pasar hewan dibuka lagi, sebaiknya memperhatikan sejumlah hal.

"Kalau dari Satgas mempersilakan namun dengan prosedur yang sangat ketat seperti hewan yang masuk ke pasar hewan harus sudah menjalani vaksinasi. Selain itu, pasar hewan juga harus rajin disemprot disinfektan," ujar Batara.

Prosedur ketat harus dilakukan, karena kasus PMK di Jember sudah terus melandai. Angka kesembuhan terus bertambah. "Begitu juga dengan vaksinasi juga sudah bagus. Sekarang yang sakit tinggal 2.000an ekor, banyak yang sudah sembuh," paparnya.

Selama ini, katanya, Satgas bersama semua pihak di Jember berjibaku menangani paparan PMK ini. Kabupaten Jember sudah mendapatkan jatah vaksinasi 36.000 dosis, yang terus didistribusikan ke para peternak.

Meskipun ada penutupan pasar hewan, juga paparan PMK, dari pantauan SURYA semua itu tidak berpengaruh kepada harga daging sapi di pasaran. Harga daging sapi di Jember masih terpantau stabil di angka Rp 110.000 per KG untuk kualitas bagus. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved