Berita Viral

VIRALKAN Polisi 'Palak' Sopir Pikap Rp 500.000 di Tol, Nasib Kades di Gresik Ini di Ujung Tanduk

Seorang sopir Pajero Sport yang memviralkan video anggota polisi menangkap sopir pikap dengan membubuhi denda tilang Rp 500.000.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com
Nasib kades di Gresik di ujung tanduk setelah dilaporkan ke Polda Jatim karena memviralkan polisi 'palak' sopir pikap Rp 500.000 di Tol Krian-Bunder. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang sopir Pajero Sport yang memviralkan video anggota polisi menangkap sopir pikap dengan membubuhi denda tilang Rp 500.000.

Terungkap, sosok perekam itu adalah seorang kepala desa (kades) di Gresik dan kronologinya dibeber polisi.

Video berdurasi 2 menit 20 detik menampilkan sosok polisi Brigadir SA dan sopir pikap bernopol S-8297-V berinisial PAW (19) sedang ngobrol.

Namun, video itu dinarasikan Brigadir SA selaku anggota Satuan PJR Dilantas Polda Jatim melakukan pemalakan. 

Hal itu membuat Brigadir SA pun tersinggung hingga melaporkan kades berinisial SW itu ke Polda Jatim dengan tuduhan pencemaran nama baik secara pribadi dan institusi Polri berdasarkan UU ITE.

Laporan yang dibuat Brigadir SA terhadap SW dilakukan melalui Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Ditlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin.

"Kalau diamankan belum (SW). Tetapi tadi, anggota memutuskan melaporkan yang bersangkutan berdasarkan UU ITE karena yang disampaikan melalui video tidak sebagaimana informasi yang sesungguhnya, karena ada tuduhan dan sebagainya," katanya saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Minggu (4/9/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, upaya pelaporan hukum tersebut merupakan inisiatif pribadi dari anggotanya setelah viralnya video tersebut.

Pasalnya, konstruksi informasi dalam video yang terlanjur viral tersebut, dianggap oleh pihak Brigadir SA, jauh dari kebenaran sesungguhnya dari peristiwa yang terjadi pukul 14.00 WIB, di depan Gerbang Tol Lebani, Wringinanom, Gresik, pada Sabtu (3/9/2022).

Selain itu, perilaku yang dilakukan oleh SW cenderung menyerang nama baik pribadi dan institusi Polri, sebuah instansi tempat berdinas pelapor.

Narasi sopir mobil Pajero Sport; SW, dalam video tersebut, yakni Brigadir SA memalak harga denda tilang Rp 500 ribu ke seorang sopir mobil pickup bernopol S-8297-V berinisial PAW (19) warga Bakung Temenggunan, Balong Bendo, Sidoarjo.

Padahal, ungkap Kombes Pol Taslim, Brigadir SA saat itu, sejak awal menilang PAW karena sejumlah pelanggaran peraturan berlalu lintas.

Yakni tidak membawa SIM, pelat nopol atau TNKB mobil tersebut sudah tidak berlaku, tidak membawa buku uji KIR, dan tidak membawa STNK.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved