Berita Olahraga

Jawa Timur Ingin Jadi Barometer Binaraga dan Fitness Nasional

Pengurus Provinsi Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Jawa Timur bertekad mengembangkan olahraga binaraga dan fitness lebih luas ke masyarakat

Editor: Fatkhul Alami
HUMAS PBFI JATIM
Raja Siahaan (kanan depan), Ketua PBFI Jatim didampingi M Nabil (Ketua KONI Jatim) dan Ketua PP PBFI Irwan Alwi (kiri depan) saat pelantikan Pengprov PBFI Jatim periode 2022-2023 di Surabaya, Senin (5/9/2022) 

 

 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengurus Provinsi Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Jawa Timur bertekad mengembangkan olahraga binaraga dan fitness lebih luas kepada masyarakat.

Olahraga binaraga dan fitness Jawa Timur diharapkan menjadi barometer barometer nasional. Tujuan janga panjangnya atlet binaan Jatim bsia meraih prestasi nasional dan dunia.

"Mimpi saya, Jatim jadi barometer binaraga dan fitness di Indonesia. Selogan kami kerja dan kejar prestasi dunia," sebut Raja Siahaan, Ketua PBFI Jatim saat sambutan di pelantikan pengurus Pengprov PBFI Jatim 2022-2026 di Surabaya, Senin (5/9/2022).

Raja Siahaan menuturkan, dirinya bersama pengurus Pengprov PBFI Jatim akan bekerja keras supaya binaraga dan fitness makin berkembang dan mencatat prestasi terbaik. Langkah kongkrit akan dirumuskan melalui program yang akan dibahas dalam rapat kerja (raker) PBFI Jatim yang digelar usai pelatikan pengurus.

PBFI Jatim, kata Raja Siahaan, dipastikan akan lebih baik kedepannya. Selain dukungan semua pengurus dan KONI Jatim, doa dari keluarga dan orang-orang tercinta akan menambah energi supaya binaraga dan fitness Jatim makin berkembang dan maju.

"Wajib (PBFI Jatim) lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Harapan, kita jadi pengurus boleh kalah pengalaman dengan senior, tapi masalah semangat tak boleh kalah. Nomor satu semangat dan bimbingan tetap dibutuhkan dari senior," ucap Raja Siahaan.

Selain itu, PBFI Jatim juga tidak lupa mempersiapkan atlet untuk PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Tergetnya bsia memperbaiki catatan prestasi yang ditorehkan di PON 2020 Papua yang hanya meraih 2 perunggu dari tergat 2 emas.

"Saya mohon maaf ke Pak Nabil (Muhammad Nabil Ketua Koni Jatim). Di PON 2023 nanti, kami tergetnya bisa 3 emas," harap Raja Siahaan dalam keterangan tertulis yang diterima Surta.co.id.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved