Berita Surabaya

Untag Surabaya Kukuhkan 1658 Wisudawan, Teken MoU dengan Jawaharlal Nehru University

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengukuhkan 1.658 wisudawan program Diploma, Sarjana, Megister dan Doktor pada 3-4 September 2022.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Rahadian Bagus
(SURYA - MOHAMMAD ZAINAL ARIF)
KERJASAMA - Penandatanganan MoU antara Prof Gautam Kumar Jha Ph D yang mewakili pihak Jawaharlal Nehru University dengan Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA di Lapangan Timur Kampus Untag Surabaya, Minggu (4/9/2022). 

Ia sengaja datang jauh-jauh dari New Delhi untuk melakukan kerjasama terkait pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, seminar atau pertemuan akademik, join cultural program dengan Untag Surabaya.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Prof Gautam Kumar Jha Ph D yang mewakili pihak Jawaharlal Nehru University dengan Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA.

“Hari ini istimewa untuk kita semua. Indonesia telah mencapai tingkatan tinggi dalam ilmu pengetahuan, sehingga ini kesempatan baik untuk bekerjasama dengan Kampus Merah Putih,” tuturnya setelah menandatangani MoU bersama Rektor Untag Surabaya.

Selain itu, Rektor Untag Surabaya juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik serta yang memiliki karya menarik.

Lulusan terbaik itu diantaranya Albi Setiawan dari Prodi Agroindustri dengan IPK 3,94, Elisabeth Dinda Winduasrini dari prodi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,86, Puteri Anggraini Oktavianty dari prodi Megister Ilmu Administrasi Publik dengan IPK 3,94.

Kemudian, Trio Saputra dari prodi Doktor Ilmu Administrasi dengan IPK 3,76, Adi Gunita dari prodi Magister Teknik Sipil 3,96 dan Mohammad Maftuh dari prodi Arsitektur dengan IPK 3,93.

Sementara wisudawan yang memiliki karya menarik diantaranya, Nur Iqu Luqmanul, Rizka Larasati Putri, Agus Rianto dan Lutfi Rahman Fadila.

Mohammad Maftuh mengaku tak menyangka mendapat predikat sebagai lulusan terbaik setelah berhasil membuat tugas akhir tentang "Redesain Terminal Tipe A Arjosari di Kota Malang".

"Alhamdulillah perjuangan saya berbuah manis, saya beruntung menempuh pendidikan di Untag Surabaya karena disini saya mendapat banyak ilmu yang bisa saya implementasikan didunia kerja," ujar pria yang bekerja sebagai drafter di Mozart desain Surabaya itu. (zia)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved