Berita Surabaya

Polda Jatim Tangkap 7 Pelaku Penggelapan Gula Rafinasi, Ngaku Baru Sekali Beraksi

Tujuh pelaku penggelapan pasokan gula Rafinasi senilai Rp 320 juta milik sebuah perusahaan di Jatim, ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/luhur pambudi
7 tersangka penggelapan pasokan muatan gula Rafinasi milik sebuah perusahaan di Jatim, ditangkap Tim Jatanras Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tujuh pelaku penggelapan pasokan gula Rafinasi senilai Rp 320 juta milik sebuah perusahaan di Jatim, ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim.

Pasokan gula rafinasi yang digelapkan itu sebesar 30 ton, berupa kemasan karung sebanyak 600 sak.

Inisial pelaku dan perannya meliputi, AS (39) warga Banyuwangi, bertindak sebagai sopir dan otak kejahatan

SS (28) warga Banyuwangi, bertindak membantu AS untuk mengantar truk beserta muatan gula Rafinasi ke Kabupaten Ngawi untuk dibongkar.

NA (38), bertindak membantu AS serta menyuruh SY dan HS untuk membongkar muatan.

SY (45), bertindak membantu NA membongkar muatan. HS (29), bertindak membantu NA membongkar muatan.

TJ (28), bertindak menerima dan menjual barang hasil kejahatan gula rafinasi dari para pelaku utama

JR (40), bertindak menerima dan menjual barang hasil kejahatan gula rafinasi dari para pelaku utama.

"Iya baru sekali beraksi mereka," ujar Kanit III Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim, Kompol Trie Sis Bintoro, saat ditanyai, Kamis (1/9/2022).

Sementara itu, Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Jatim AKBP Sinwan mengungkapkan, dua orang tersangka utama berinisial AS dan SS ditangkap di kawasan Banyuwangi, pada Kamis (24/8/2022) dini hari.

Saat diminta keterangan. Keduanya melakukan penggelapan muatan gula tersebut di sebuah daerah kawasan Ngawi, Jatim.

AS merupakan sopir truk muatan pasokan gula dari sebuah perusahaan ekspedisi berinisial PT MLA.

Niat jahat itu dilakukan saat AS membawa truk muatan gula tersebut untuk diantar seusai perintah perusahaan di kawasan Provinsi Jateng.

Guna melancarkan niat jahatnya itu, AS membawa truk bermuatan gula rafinasi tersebut ke rumah tersangka NA di Kabupaten Ngawi, untuk dilakukan pembongkaran bersama tersangka lainnya.

"Truk itu ditinggalkan di bahu jalan kawasan Ngawi. Tim Jatanras Polda Jatim akhirnya melakukan penyelidikan hingga menangkap para tersangka," ungkap AKBP Sinwan.

Ternyata, guna menggelapkan pasokan gula tersebut. AS dan SS ini mengajak tiga orang temannya NA, SY, dan HS.

Setelah berhasil menjalankan aksi, kelima tersangka tersebut, menjual gula tersebut ke TJ dan JR yang merupakan petani.

"Keterangan AS, melakukan perbuatan penggelapan tersebut bersama-sama dengan SS, NA SY, dan HS. Anggota unit III Subdit III telah berhasil melakukan penangkapan terhadap semua tersangka tersebut," pungkas AKBP Sinwan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved