Press Release

Harga Pertalite, Pertamax dan Solar Subsidi Tidak Naik, Harga Jenis BBK Malah Turun

Bahkan Pertamina malah mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Khusus (BBK) atau BBM non subsidi

surya.co.id/habibur rohman
Sebagai Subholding Commercial & Trading dari Pertamina Holding, PT Pertamina Patra Niaga bertugas mendistribusikan produk migas di bidang hilir tetap lancar. Sampai saat ini penyaluran BBM untuk jenis gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Jatimbalinus mengalami peningkatan permintaan sebesar 5-7 %.(18.000 Kiloliter) dan BBM jenis Gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) mencapai 9.000 KL perhari. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pengumuman kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama jenis Pertamax, Pertalite dan Solar Subsidi yang diprediksi akan disampaikan pemerintah untuk mulai berlaku Kamis (1/9/2022), ternyata tidak terjadi.

Bahkan Pertamina malah mengumumkan penyesuaian harga Bahan Bakar Khusus (BBK) atau BBM non subsidi berupa Pertamina Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex, per 1 September 2022 yang lebih murah dibanding Rabu (31/8/2022).

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan, Pertamina hanya melakukan implementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

"Dan kami mengikuti untuk yang berlaku mulai hari ini," kata Arya, Kamis (1/9/2022).

Diakuinya dalam beberapa bulan terakhir ini, imbas dari membaiknya ekonomi masyarakat, ada peningkatan konsumsi BBM. Di Jawa Timur (Jatim), Arya menyampaikan, ada kenaikan 7 persen - 8 persen untuk konsumsi rata-rata di bulan Juni dibanding bulan Agustus.

"Konsumsi rata-rata bulan Juni untuk Gasoline (bahan bakar bensin) 13.000 KL/hari. Sedangkan Gasoline Agustus 2022, rata-rata mencapai 14.000 KL/hari," jelas Arya.

Sedangkan untuk Gasoil (bahan bakar solar), pada Juni 2022 mencapai 7.000 KL/hari, naik sekitar 10 persen di Agustus 2022, sebesar 7.700 KL/hari.

Kenaikan gasoil lebih tinggi karena konsumennya mayoritas adalah kendaraan niaga.

Di mana ekonomi yang kembali aktif ikut mendorong peningkatan konsumsi BBM jenis ini. Terutama sektor logistik.

Terkait harga, dalam pengumumannya, Pertamina menyampaikan harga Pertamax Turbo menjadi Rp 15.900 per liter, Dexlite Rp 17.100 per liter, dan Pertamina Dex Rp 17.400 per liter.

Mengalami penurunan dibanding harga yang berlaku hari Rabu, yaitu Pertamax Turbo turun Rp 2.000/liter. Dexlite turun Rp 700/liter, sedangkan Pertamina Dex turun Rp 1.500/liter.

Sementara untuk Pertamax, Pertalite dan Biosolar Subsidi, tidak mengalami perubahan harga atau tetap.

Yaitu di Pertamax Rp 12.500 per liter, Pertalite Rp 7.650 per liter, dan bio solar subsidi Rp 5.150 per liter.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved