Press Release

Antrean BBM Semalam Mengular, Pertamina Pastikan Stok dan Pasokan Lancar

PT Pertamina (Persero) pada pukul 22.00 WIB hanya memberikan pengumuman terkait penyesuaian harga Bahan Bakar Khusus (BBK)

surya.co.id/habibur rohman
Sebagai Subholding Commercial & Trading dari Pertamina Holding, PT Pertamina Patra Niaga bertugas mendistribusikan produk migas di bidang hilir tetap lancar. Sampai saat ini penyaluran BBM untuk jenis gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Jatimbalinus mengalami peningkatan permintaan sebesar 5-7 %.(18.000 Kiloliter) dan BBM jenis Gasoil (Solar, Dexlite dan Pertamina Dex) mencapai 9.000 KL perhari. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Setelah sempat terjadi panic buying di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Surabaya dan Sidoarjo pada Rabu (31/8/2022) mulai pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB, ternyata kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak terjadi.

PT Pertamina (Persero) pada pukul 22.00 WIB hanya memberikan pengumuman terkait penyesuaian harga Bahan Bakar Khusus (BBK) Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Masing-masing mulai Kamis (1/9/2022) pukul 00.00 WIB di harga Pertamax Turbo menjadi Rp 15.900 per liter, Dexlite Rp 17.100 per liter, dan Pertamina Dex Rp 17.400 per liter.

Sementara untuk Pertamax, Pertalite dan Biosolar Subsidi, tidak mengalami perubahan harga atau tetap. Yaitu di Pertamax Rp 12.500 per liter, Pertalite Rp 7.650 per liter, dan bio solar subsidi Rp 5.150 per liter.

Dari pengumuman tersebut, harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex, malah mengalami penurunan dibanding harga yang berlaku hari Rabu.

Pertamax Turbo turun Rp 2.000/liter. Dexlite turun Rp 700/liter, sedangkan Pertamina Dex turun Rp 1.500/liter.

Terkait dengan adanya antrean pembelian di beberapa SPBU pada Rabu malam di Surabaya dan Sidoarjo, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan, pihaknya akan terus memonitor penyaluran ke SPBU di Jawa Timur.

"Jika konsumen mendapati stok yang habis di SPBU dapat menghubungi kontak Pertamina 135 atau mengunjungi SPBU terdekat yang stoknya tersedia," kata Arya, Kamis (1/9/2022).

Hal ini karena dikhawatirkan ada dampak dari antrean pembelian di SPBU pada Kamis malam.

"Karena antrean pembelian yang over, bisa membuat stok habis. Namun sampai saat ini belum ada laporan," ujar Arya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena jika hal tersebut terjadi maka stok di SPBU akan cepat habis sementara dibutuhkan waktu pendistribusian dengan mobil tangki ke SPBU yang stoknya habis tersebut.

"Dapat kami sampaikan, stok secara keseluruhan di Fuel Terminal BBM sangat aman dengan ketahanan rata-rata 10 hari," pungkas Arya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved