Breaking News:

Berita Ngawi

Pupuk Indonesia Jamin Stok Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Ngawi Aman, Salurkan Sesuai Permentan

PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen menyalurkan dan memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi petani

surya.co.id/benni indo
Foto Ilustrasi petani menanam padi di sawah 

SURYA.CO.ID, NGAWI - PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen menyalurkan dan memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi petani sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 tentang tata cara penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sektor pertanian.

VP Penjualan Wilayah 4A (Jawa Timur) Pupuk Indonesia, Iyan Fajri mengatakan ada beberapa ketentuan baru pada beleid yang diterbitkan tanggal 8 Juli 2022.

Ketentuan baru pada Permentan Nomor 10 Tahun 2022 yang dimaksud adalah mengenai jenis pupuk yang difokuskan kepada Urea dan NPK dari yang sebelumnya terdapat jenis lain yaitu SP-36, ZA, dan Organik.

Selain itu, jumlah komoditas yang mendapat subsidi pupuk pun difokuskan menjadi sembilan komoditas dari yang sebelumnya sekitar 70 komoditas.

Sembilan komoditas tersebut ada yang masuk subsektor pertanian, subsektor perkebunan dan subsektor hortikultura.

"Komoditas subsektor pertanian yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi adalah padi, jagung, dan kedelai," kata Iyan, usai sosialisasi Permentan Nomor 10 Tahun 2022 di Pendopo Wedya Graha, Kabupaten Ngawi, Selasa (30/8/2022).

Sedangkan subsektor hortikultura yang mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi adalah cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Lalu subsektor perkebunan untuk tanaman tebu rakyat, kakao, dan kopi.

Pada kesempatan yang sama, Iyan mengungkapkan stok pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Ngawi tercatat sebanyak 4.131 ton per 30 Agustus 2022.

Rinciannya pupuk Urea sebanyak 2.518 ton dan NPK sebanyak 1.613 ton.

Angka tersebut dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani selama dua minggu kedepan.

Sementara dari sisi penyaluran, Iyan mengatakan, Pupuk Indonesia sudah menyalurkan sebanyak 36.885 ton hingga tanggal 29 Agustus 2022.

Angka tersebut setara 63 persen dari total alokasi di wilayah Kabupaten Ngawi sebesar 58.509 ton.

Pupuk bersubsidi yang sudah disalurkan terdiri dari Urea 24.560 ton atau sudah 61 persen dari alokasi 40.138 ton, dan NPK sebanyak 12.325 ton atau sudah 67 persen dari alokasi yang sebesar 18.371 ton.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved