Berita Lamongan

Disuruh Beli Air Galon Kenalannya, Pria di Lamongan Ini Malah Bawa Kabur Sepeda Motor

Pria yang sehari-sehari sebagai pengamen di Lamongan ini tergolong nekat, pelaku membawa kabur sepeda motor kenalannya

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Tersangka Sandy Oktavianto (33) berhasil ditangkap polisi dan kini menjalani pemeriksaan di Polsek Deket, Selasa (30/8/2022). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sandy Oktavianto (33), warga asal Kelurahan Krembangan Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, dibekuk polisi di Lamongan.

Pria yang sehari-sehari sebagai pengamen ini tergolong nekat, Sandy membawa kabur sepeda motor kenalannya, Wahyu Setiawan (25) mahasiswa asal Dusun Dampet, Desa Kedongboyountung, Turi, Lamongan.

Korban sama sekali tidak menaruh curiga kepada pelaku akan berbuat seperti itu, membawa kabur sepeda motor Honda Vario 125 nopol S 3794 AL miliknya ketika diminta membeli air galon.

Namun sejak diminta bantuannya membelikan air galon, pelaku lama tidak kembali. Bahkan, korban sudah tidak bisa lagi menghubungi nomor ponsel pelaku dan kehilangan jejaknya.

Ia pun kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Dekat, sesuai wilayah hukum tempat kejadian perkaranya.

Selain sudah melapor, korban juga tetap mencari tahu di mana jejak pelaku sampai di Surabaya.

Sabtu (27/8/2022), korban melapor ke Polsek Deket. Dan 4 hari setelah dilaporkan, korban mendapati informasi kalau pelaku sedang berada di wilayah Polsek Kebomas Gresik.

Korban bergerak cepat menginformasikan kepada anggota Polsek Deket soal keberadaan pelaku.

Kanit Reskrim, Aiptu Slamet bersama anggota Aipda M. Hasyim, Aipda Fauzan dan Bripka Bagus bertandang ke Kebomas.

Berkoordinasi dengan Panit 1 Reskrim Polsek Kebomas, Ipda Ekwan Hudin ketika sampai di lokasi yang dituju, pelaku dengan mudah diamankan tanpa bisa melakukan perlawanan apapun.

"Ditangkap saat tersangka ada di wilayah hukum Polsek Kebomas Gresik," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Selasa (30/8/2022).

Sekarang sudah diamankan di Polsek Deket dan diperiksa secara intens oleh penyidik. Segala kemungkinan coba di dalami oleh penyidik.

Sepeda motor korban yang dibawa kabur juga sudah berpindah tangan. Pengakuannya digadaikan pada seorang kenalannya di Surabaya seharga Rp 1,5 juta.

Sementara, uang hasil penjualan motor itu dipakai untuk membeli handphone (hape0 dan sisanya dipakai untuk kebutuhan makan.

"Yang diamankan, selain tersangka juga hape yang dibeli dari uang hasil tindak pidana. Motornya masih diburu oleh anggota Polsek Deket," kata Anton.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved