Berita Surabaya

Lifting merosot, SKK Migas Dorong PEPC dan MC Kejar Ketertinggalan Target

SKK Migas minta Kontraktor KKS yakni Mobil Cepu Ltd (MC) yang beroperasi di Blok Cepu dan yang dioperasikan oleh Mobil Cepu Ltd (MC) dan PT Pertamina

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
SKK Migas
Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman, saat menghadiri pembukaan Gas Expo di Surabaya, Senin (29/8/2022). 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - SKK Migas meminta Kontraktor KKS yakni Mobil Cepu Ltd (MC) yang beroperasi di Blok Cepu dan yang dioperasikan oleh Mobil Cepu Ltd (MC) dan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang mengoperasikan proyek Jambaran Tiung Biru untuk segera mengejar ketertinggalan lifting mereka.

Hal ini diungkap oleh Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman, saat menghadiri pembukaan Gas Expo di Surabaya, Senin (29/8/2022).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh SKK Migas Perwakilan Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) berkolaborasi dengan BPH Migas itu, Fatar membeberkan Blok Cepu saat ini menjadi produsen minyak terbesar secara nasional dengan kontribusi mencapai 28 persen dari produksi total nasional.

"Sayangnya tahun ini, produksi dari blok ini menurun karena penurunan produksi alamiah dan beberapa kendala teknis yang menghambat operasi," kata Fatar.

Penurunan ini dapat diantisipasi dengan segera merealisasikan rencana percepatan pengeboran infill drilling dan Kedung Keris West serta pengembangan untreated gas.

Proyek Jambaran Tiung Biru yang diharapkan dapat segera berkontribusi untuk lifting nasional juga mengalami keterlambatan on stream.

Penyebab utamanya adalah kendala finansial yang dialami oleh kontraktor yang membangun fasilitas.

"SKK Migas sangat menekankan kepada Kontraktor KKS yang menjadi operator masing-masing blok serta mitra kerja mereka untuk segera mengejar ketertinggalan yang ada karena pencapaian target lifting sangat tergantung kinerja dua blok ini. Selain itu, mengingat industri hulu migas sangat terkait dengan banyak pemangku kepentingan, kami juga berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Jabanusa terhadap kelancaran dua proyek tersebut," papar Fatar.

Dalam Gas Expo 2022 dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kepala Dinas ESDM Jatim Nur Kholis, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Noor Arifin Muhammad, Komite BPH Migas Harya Adityawarman ini diharapkan tercipta sinergi yang solid.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved