Berita Persebaya

Kalah 0-1 Dari Persebaya, Pelatih PSS Sleman Bicara Masa Depannya, Persebaya Kembali Makan Korban?

Ungkapan ini disampaikan Seto imbas hasil buruk PSS Sleman yang tiga laga kandang terakhir (termasuk hadapi Persebaya) selalu menelan kekalahan.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Rahadian Bagus
Persebaya
Gol tunggal Silvio Junior kunci kemenangan Persebaya Surabaya atas PSS Sleman 

SURYA.co.id, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro bicara masa depannya menangani tim berjuluk Super Elang Jawa itu usai kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya, Sabtu (27/8/2022) kemarin malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, laga pekan ketujuh Liga 1 2022.

Ungkapan ini disampaikan Seto imbas hasil buruk PSS Sleman yang tiga laga kandang terakhir (termasuk hadapi Persebaya) selalu menelan kekalahan.

Dua kekalahan lebih awal, takluk 1-2 dari PSM Makassar, kandas 0-1 dari Persib Bandung.

"Ini mungkin akan menjadi sebuah pertimbangan dari saya, tunggu saja seminggu ke depan. Jelas saya akan sharing dengan keluarga, apapun itu, apakah saya berlanjut di sini atau enggak, nanti keputusannya," ungkap Seto Nurdiantoro.

Seto tidak memungkiri bahwa masukan keluarga baginya menjadi yang utama untuk karier kepelatihan yang dijalani sejauh ini.

"Kalau saya lawan Dewa (United) masih melatih kemungkinan masih, saya akan komunikasi dengan keluarga, kalau keluarga oke lanjut saya akan tetap lanjut," ucapnya.

"Tiga kekalahan ini juga menjadi evaluasi saya bagi manajemen, bisa saja sebelum saya mengeluarkan statement, manajemen yang mengeluarkan statement," tambah Seto.

PSS Memang meraih hasil kurang baik laga kandang, total empat laga kandang, hanya meraih satu kemenangan, tiga laga sisanya menelan kekalahan.

Menariknya, saat laga tandang PSS Sleman tampil baik, tiga laga belum terkalahkan, dua imbang satu laga menang.

"Harapannya PSS ini akan menjadi lebih baik, dari sisi permainan saya pikir gak ada masalah, tapi ada satu faktor lain yang harus kami benahi," pungkasnya.

Sebelumnya Persebaya sudah memakan korban, pelatih PSIS Semarang harus hengkang setelah di laga terakhir kalah 1-0 dari Persebaya.

Kompetisi Liga 1 2022 memang berjalan ketat. Hanya berjalan enam pekan, lima pelatih sudah harus out. Dejan Antonic (Barito Putera), Sergio Alexander (PSIS Semarang), Jacksen F Tiago (Persis Solo), Javier Roca (Persik Kediri), Robert Rene Albert (Persib Bandung). (amn).

Foto:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved