Berita Surabaya

APBD Perubahan Rp 10,6 T untuk Tangani Banjir dan Beasiswa SMA di Kota Surabaya

Total APBD Kota Surabaya setelah perubahan sebesar Rp 10,6 triliun. Jumlah ini meningkat Rp 200 miliar dari APBD 2022 murni sebesar Rp 10,4 triliun

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakilnya Armuji kompak hadir menandatangani KUA PPAS Perubahan APBD 2022 bersama Ketua DPRD Adi Sutarwijono bersama tiga wakilnya Laila Mufidah, AH Thony, dan Reni Astuti di gedung DPRD Surabaya, Kamis (25/8/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPRD Kota Surabaya dan Wali Kota Eri Cahyadi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan tahun anggaran 2022.

Total APBD Kota Surabaya setelah perubahan sebesar Rp 10,6 triliun.

Jumlah ini meningkat Rp 200 miliar dari APBD 2022 murni sebesar Rp 10,4 triliun.

Peningkatan APBD tersebut untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan infrastruktur perkotaan.

"Termasuk untuk penanganan banjir dan kepentingan masyarakat lainnya," kata Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono usai rapat paripurna pengesahan KUA PPAS Perubahan APBD 2022 di gedung DPRD Surabaya, Kamis (25/8/2022).

Rapat penetapan itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah. Rapat

Rapat paripurna kali ini dihadiri semua pimpinan daerah. Sebuah momen langka.

Wali Kota Eri Cahyadi dan Walil Wali Kota Armuji kompak hadir di paripurna dewan.

Begitu juga semua pimpinan DPRD mulai dari Ketua DPRD Adi Sutarwijono dan tiga wakilnya, Laila Mufidah, A Hermas Thony, dan Reni Astuti. Semua anggota DPRD juga hadir.

Ketua DPRD Adi Sutarwijono, mengatakan kenaikan Rp 200 miliar itu di antaranya dialokasikan untuk penanganan banjir, perbaikan pemukiman seperti pavingisasi, perbaikan saluran air dan penerangan jalan umum.

Selain itu juga untuk melengkapi peralatan tugas kader-kader Surabaya hebat, permakanan, penguatan beasiswa pelajar SMA/SMK/MA dan mahasiswa, dan lain sebagainya.

“Saya bersyukur, DPRD dan Wali Kota Eri Cahyadi telah menyepakati KUA PPAS APBD Perubahan tahun 2022, hasil pembahasan di Badan Anggaran. Kenaikan anggaran itu sepenuhnya dialokasikan untuk penguatan kepentingan publik dan kebutuhan masyarakat,” kata Adi, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Selanjutnya, dokumen KUA PPAS itu menjadi acuan penyusunan Rancangan APBD Perubahan tahun 2022, yang disusun Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajaran tim anggaran Pemkot Surabaya, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

“Saya berharap Rancangan APBD Perubahan 2022 segera dimasukkan Pemkot Surabaya ke Kantor DPRD, agar segera dibahas dan ditetapkan. Supaya masih tersedia waktu penyerapan anggaran sampai akhir tahun,” kata Adi.

Adi mengatakan, di Rapat Badan Anggaran terdapat dinamika diskusi dan perdebatan antara pimpinan bersama anggota Banggar dengan tim anggaran Pemkot Surabaya.

“Misal soal data MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), kita meminta Pemkot Surabaya agar menata lebih sistematis dan memperbaiki tata kelola MBR,” kata Adi.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved