Berita Kota Kediri

Bersama Posyandu Jiwa Waras, 52 Penyandang Kejiwaan Kota Kediri Antusias Ramaikan Agustusan

Karena lomba diikuti pasien kejiwaan, maka pelaksanaan lomba seru. Selama kegiatan petugas kader kesehatan memberikan pendampingan.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/didik mashudi
Pasien Posyandu Jiwa mengikuti lomba senam dan mewarnai memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-77 di Aula Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (25/8/2022). 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Perayaan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 menjadi hak semua orang, tak terkecuali para pasien Posyandu Jiwa Waras 87 Kota Kediri. Dalam kegiatan lomba-lomba Agustusan di Aula Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (25/8/2022), puluhan pasien kejiwaan malah terlihat sangat antusias.

Ada sebanyak 52 pasien kejiwaan yang mengikuti lomba mewarnai, lomba joget dan lomba makan kerupuk.Kegiatan lomba Posyandu Jiwa Waras 87 itu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari Kelurahan Ngampel, Dermo, Mrican dan Gayam.

Karena lomba diikuti pasien kejiwaan, maka pelaksanaan lomba menjadi seru. Selama kegiatan petugas kader kesehatan terlihat memberikan pendampingan. Kegiatan ini terasa spesial karena juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar.

"Posyandu Jiwa ini mengakomodir teman-teman orang dengan gangguan jiwa. Mereka ini spesial tidak terkover di Posyandu lansia ataupun Posyandu umum seperti biasa," kata Silviana.

Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar itu menjelaskan, teman-teman ODGJ mengikuti Posyandu Jiwa setiap dua bulan sekali. Di Posyandu Jiwa, petugas mengecek kesehatannya, diberikan obat hingga terapi. Hal ini dilakukan agar kondisi pasien Posyandu Jiwa semakin membaik.

"Di Posyandu Jiwa mereka juga diajak berkegiatan. Seperti senam dan ada lomba mewarnai, cara-cara ini bagus untuk merilis stres mereka," ungkapnya.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Fey ini menambahkan, Posyandu Jiwa dapat berjalan dengan kolaborasi semua pihak. Terutama peran dari kader kesehatan yang memberikan pendampingan pada pasien ODGJ.

Bahkan untuk bisa mengikuti Posyandu Jiwa pasien ODGJ diantar oleh kader kesehatan. "Saya salut dengan teman-teman kader kesehatan yang mendampingi dan mengantar ke sini. Mereka ditelepon kalau ada apa-apa. Luar biasa salut sama teman-teman kader kesehatan," ungkapnya. ****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved