Berita Surabaya

NutriVille Gandeng Artis Korea Son Ye Jin Jadi Brand Ambasador

NutriVille menggandeng bintang besar dari Korea Selatan, Son Ye Jin, agar dapat menginspirasi banyak wanita Indonesia dalam merawat diri.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PT AHEB
Dari kiri ke kanan: Nutritionist and Health Expert dr Yohan Samudra SpGK, Brand Ambassador NutriVille Son Ye Jin, dan Chief Marketing Officer PT Asia Health Energi Beverages Ricky Suhendar, saat launching NutriVille untuk Indonesia. 

Son Ye Jin juga mengaku sudah mengkonsumsi minuman ini dan sudah merasakan keuntungan dari minum NutriVille dengan konsisten selama beberapa minggu.

"Saya sudah menyukai minum minumam kolagen dari muda, karena itu ketika NutriVille meminta saya untuk menjadi brand ambassador, saya merasa sangat senang. Pertama, saya percaya akan benefit kesehatan dari NutriVille Kedua saya juga senang bisa lebih dekat dengan para penggemar saya di Indonesia," ungkap Son Ye Jin.

Saat ini NutriVille bisa didapatkan di beberapa market place, supermarket besar dan kecil di pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Selain Ricky dan Son Ye Jin, dalam peluncuran produk baru tersebut, hadir dr Yohan Samudra SpGK AIFO-K.

Dia membeberkan tentang manfaat kolagen untuk kesehatan.

"Kolagen adalah protein struktural utama dalam jaringan ikat dan komponen matriks jaringan ekstraseluler, yang ada dalam pembentukan fibroblas, keratinosit, melanosit, dan sel khusus sistem kekebalan kulit di tubuh manusia," jelas Yohan.

Kolagen merupakan 25 persen hingga 30 persen dari semua protein dalam tubuh, banyak terdapat pada kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang.

Aksi ganda kolagen pada kulit adalah menyediakan komponen building blocks untuk kulit (dan elastin), serta mengikat reseptor di fibroblas yang terletak lapisan dermal untuk merangsang sintesis kolagen serta asam hialuronat.

Namun faktanya, kemampuan tubuh manusia memproduksi kolagen menurun dratis seiring usia dan beberapa faktor eksternal dari gaya hidup, seperti merokok, kurang tidur, kurang gizi, paparan sinar matahari, dan lainnya.

Berkurangnya kuantitas dan kualitas elastin dan kolagen pada daerah dermis membuat kekenyalan kulit menurun sehingga tampak 'kosong' atau 'longsor', bertambahnya kerutan, hilangnya elastisitas, dan perubahan warna kulit.

“Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa asupan minuman kolagen dapat membantu meningkatkan jumlah kolagen pada tubuh. Tampak pada penggunaan 2.5 g kolagen peptide setiap hari, selama 60 - 90 hari dapat membantu memperbaiki hidrasi dan elastisitas dan mengurangi kerutan, meningkatkan bioaktifitas fibroblast dan sintesis kolagen, melindungi fungsi sel dari efek berbahaya UVA, menyehatkan saluran pencernaan, hingga dapat memperbaiki kondisi sarcopenia, radang sendi, penyembuhan luka, dan menambah imun tubuh," beber Yohan.

Studi tahun 2019 dari 11 penelitian dengan total 805 pasien menggunakan kolagen hidrolisat, 2,5g-10g/hari, selama 8-24 minggu, untuk pengobatan ulkus dekubitus, xerosis, penuaan kulit, dan selulit.

Pada dua penelitian lain menggunakan kolagen tripeptida, 3g/hari selama 4 hingga 12 minggu.

Suplemen kolagen oral tampak berefek dalam penyembuhan luka juga penuaan kulit dengan meningkatkan elastisitas kulit, hidrasi dan kepadatan kolagen kulit.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved