Grahadi

Pemprov Jatim

Lengkapi Bantuan dari Presiden Joko Widodo, Gubernur Khofifah Bantu Modal Pelaku Usaha Ultra Mikro

Gubernur Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim juga melengkapi bantuan Presiden Jokowi dengan program pinjaman modal untuk pelaku usaha ultra mikro.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Larangan Sidoarjo, Senin (22/8/2022). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang blusukan ke pasar-pasar tradisional.

Setelah kemarin Presiden Jokowi beserta rombongan blusukan ke Pasar Pucang Surabaya, hari Senin (22/8/2022) ini, Presiden blusukan ke Pasar Larangan Kabupaten Sidoarjo.

Gubernur Khofifah yang mendampingi kunjungan tersebut mengatakan, bahwa Pemprov Jatim mendukung penuh langkah Presiden Jokowi yang aktif memberikan bantuan untuk pelaku usaha kecil.

Bahkan, Pemprov Jatim juga melengkapi bantuan Presiden Jokowi dengan program pinjaman modal untuk pelaku usaha ultra mikro.

Menurut Khofifah, bantuan modal ini sediakan sebesar Rp 7,5 miliar di tahun 2022 ini.

"Kami berterima kasih pada Bapak Presiden Jokowi yang dalam dua hari ini memberikan perhatian pada warga Jatim, khususnya pada para pelaku usaha kecil," kata Khofifah.

"Melengkapi bantuan modal dari Presiden, di Jatim kami juga melaksanakan pemberian modal namun sasarannya adalah pelaku usaha ultra mikro," tambahnya.

Pelaku usaha ultra mikro yang dimaksud, adalah mereka pelaku usaha pracangan, pedagang kaki lima, pedagang sayur dan juga pedagang kecil lainnya.

Menurut Khofifah, bantuan modal ultra mikro ini sekaligus sebagai solusi yang disediakan oleh pemerintah menghadapi praktir pinjaman rentenir maupun pinjaman online yang begitu merugikan masyarakat.

"Bantuan modal ultra mikro ini bisa diakses tanpa jaminan lewat bank milik Pemprov Jawa Timur, cukup dengan surat keterangan usaha dari desa. Jumlahnya maksimal Rp 10 juta," tegasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved