Wagub Jatim Emil Dardak Berduka

Dedikasi dan Kiprah Hermanto Dardak, Terakhir Jabat Ketua Tim Pengarah Pembangunan Infrastruktur IKN

Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia periode 2010-2014 Ir A Hermanto Dardak MSc PhD

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa
Hermanto Dardak (kiri) dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat berfoto bersama sang ayah. Simak dedikasi dan kiprah Hermanto Dardak bagi pembangunan di Indonesia. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia periode 2010-2014 Ir A Hermanto Dardak MSc PhD yang meninggal pada Sabtu (20/8/2022).

Kabar soal meninggalnya Hermanto Dardak disampaikan oleh putranya, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak via sambungan Whatsapp.

"Benar, pukul 03.25 WIB, dini hari," kata Emil Dardak.

Emil Dardak mengungkapkan rasa bangganya, karena telah memiliki sosok ayah seperti Hermanto Dardak. Sekaligus menyertakan lagu favorit sang ayah 'My Way' karya Frank Sinatra.

"Farewell my lifelong inspiration. Im so proud to have you as my father. This is your favorite song.," tulis Emil Dardak dalam unggahan Instagram story miliknya.

Hermanto meninggal dunia di Pekalongan dalam perjalanan seusai menghadiri seminar nasional mengenai pemindahan ibukota negara di Semarang.

Hermanto meninggalkan seorang istri, Sri Widayatie dan 3 orang anak, Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), Amila Alistiawati dan Eron Ariodito.

Putra ketiga Hermanto, Eril Arioristanto Dardak telah meninggal dunia sebelumnya pada tahun 2018.

Hermanto Dardak memiliki nama lengkap Achmad Hermanto Dardak. Putra kelahiran Trenggalek, 9 Januari 1957 dari pasangan KH Mochamad Dardak dan Siti Mardiyah.

Hermanto Dardak menempuh studi di Trenggalek hingga lulus dari SMA Negeri 1 Trenggalek, dan melanjutkan pendidikan mengambil pendidikan di Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1975 dan lulus tahun 1980.

Setelah lulus dari ITB, ia meneruskan studi Master di Teknik Sipil Universitas New South Wales, Australia dan lulus 1985 dan mendapat gelar doktor dari Universitas yang sama pada tahun 1990.

Prestasi Hermanto yang merupakan lulusan doktor dari University of New South Wales Australia telah mendapat pengakuan internasional. Hermanto menjadi orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan bergengsi Professional of the Year dari International Road Federation.

Hermanto Dardak juga menjadi ketua organisasi permukiman internasional EAROPH, dan memimpin REAAA (Road Engineering Association for Asia and Australiasia).

Selama hidupnya, Hermanto Dardak berdedikasi dalam dunia pembangunan infrastruktur dengan terlibat sebagai insinyur sipil di Indonesia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved