Berita Trenggalek

Pengakuan Pemuda Trenggalek yang Embat Motor Usai Keluar Penjara : Orangtua Sudah Ogah Mengurusi

Polres Trenggalek mencatat, remaja asal Desa Tumpuk, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek itu sudah dua kali menjadi narapidana.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
BF, tersangka kasus pencurian motor dan penjambretan yang juga merupakan residivis dua kali. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - BF (24), tersangka kasus pencurian motor dan penjambretan yang dilakukan beberapa waktu setelah keluar dari penjara ternyata seorang penjahat kambuhan.

Polres Trenggalek mencatat, remaja asal Desa Tumpuk, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek itu sudah dua kali menjadi narapidana.

Itu artinya, ia bakal menjalani hukuman untuk yang ketiga kalinya dalam rentang lima tahun.

Ketiga kasusnya ditangani oleh Polres Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino menjelaskan, BF pertama kali masuk penjara akibat kasus pencurian ponsel pada 2017.

Saat itu, ia divonis 1 tahun 8 bulan oleh pengadilan.

Setelah bebas, ia kembali terjerat dua kasus kejahatan pada 2019. Yakni kasus penadah kendaraan curian dengan vonis 1 tahun 4 bulan dan kasus pencurian dengan kekerasan dengan vonis 1 tahun.

Kini, setelah bebas, ia kembali bersiap mendekam kembali ke penjara setelah mencuri motor dan menjambret pengguna jalan.

"Benar, dia residivis dua kali," kata Alith.

Sementara BF mengaku tak kapok masuk penjara karena desakan kebutuhan hidup.

Ia mengaku tak punya penghasilan setelah keluar dari penjara. Kedua orang tuanya pun, aku BF, sudah ogah mengurusinya.

"Karena sudah tak punya pekerjaan dan tempat tinggal," kata BF.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved