Brigadir J Ditembak di Rumah Jenderal

FAKTA BARU Dugaan Irjen Ferdy Sambo Cs Kuras Rekening Brigadir J Rp 200 Juta, Ini Penjelasan PPATK

Terungkap fakta baru terkait dugaan yang menyebut Irjen Ferdy Sambo dan anak buahnya menguras rekening Brigadir J. PPATK Angkat bicara.

IST/Serambinews
Irjen Ferdy Smabo (kiri) dan Brigadir J (kanan). Simak Fakta Baru Dugaan Irjen Ferdy Sambo Cs Kuras Rekening Brigadir J Rp 200 Juta. 

SURYA.co.id - Terungkap fakta baru terkait dugaan yang menyebut Irjen Ferdy Sambo dan anak buahnya menguras rekening Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Fakta baru ini diungkap oleh pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)

Seperti diketahui, kasus penembakan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo dan sejumlah anggota Polri masih berbuntut panjang.

Sejumlah fakta baru terungkap, salah satunya terkait tudingan bahwa Irjen Ferdy Sambo dan anak buahnya telah menguras rekening milik Brigadir J.

Menanggapi tudingan tersebut, PPATK saat ini tengah menelusuri soal informasi adanya transaksi dari rekening Brigadir J setelah meninggal dunia.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavanda menerangkan pihaknya melakukan penelusuran soal informasi tersebut sebelum adanya permintaan dari pihak Brigadir J.

"Kami tidak pernah menjalankan tugas dan kewenangan berdasarkan permintaan pengacara orang-orang yang berkasus," kata Ivan kepasa Tribunnews.com, Rabu (17/8/2022).

Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Respon PPATK Soal Isi Rekening Brigadir J Rp 200 Juta Diduga Ditransfer ke Tersangka Pembunuhan'.

"Informasi yang kami peroleh dari masyarakat, akan memperkaya sumber data kami saja. Memang kami membutuhkan banyak sumber informasi dalam rangka penelusuran transaksi (follow the money), namun tanpa itupun kami tetap akan bekerja sesuai tugas dan kewenangan berdasarkan UU No. 8/2010," sambungnya.

Di samping itu, Ivan menuturkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak penegak hukum dalam melakukan proses analisis yang dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved