Rabu, 29 April 2026

Niat Puasa Ayyamul Bidh Pagi Hari Bahasa Arab dan Artinya

Berikut Niat Puasa Ayyamul Bidh pagi hari bahasa Arab dan artinya. Diketahui Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2022 jatuh tanggal 11, 12, 13.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi - niat puasa ayyamul bidh pagi hari 

SURYA.CO.ID - Berikut Niat Puasa Ayyamul Bidh pagi hari bahasa Arab dan artinya.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2022 yaitu Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram 1444 H.

Puasa Ayyamul Bidh Bulan Muharram bertepatan pada tanggal 11, 12, 13 Agustus 2022.

Itu artinya hari ini, Sabtu (13/8/2022) merupakan Puasa Ayyamul Bidh hari ketiga atau terakhir.

Umat Muslim yang belum membaca niat, boleh membaca Niat Puasa Ayyamul Bidh pagi hari seperti puasa sunnah lainnya.

Hukum membaca niat puasa ayyamul bidh atau puasa sunnah lainnya di pagi hari, berdasarkan hadist Rasulullah SAW.

“Dari Aisyah, ummul mukminin RA, ia bercerita, ‘Suatu hari Nabi Muhammad SAW menemuiku. Ia berkata, ‘Apakah kamu memiliki sesuatu (yang dapat kumakan)?’ Kami jawab, ‘Tidak.’ ‘Kalau begitu aku puasa saja,’ kata Nabi. Tetapi pada hari lain, Rasul pernah menemui kami. Kami katakan kepadanya, ‘Ya rasul, kami memiliki hais, makanan terbuat dari kurma dan tepung, yang dihadiahkan oleh orang.’ ‘Perlihatkan kepadaku meski aku sejak pagi berpuasa,’ kata Nabi. Ia lalu memakannya,’” (HR Muslim).

Dijelaskan dalam hadist awalnya Nabi Muhammad SAW tidak berniat puasa, namun karena tidak tidak tersedia makanan, maka Nabi Muhammad memilih berpuasa.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

َنَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ.

“Saya niat puasa Ayyamul Bidl (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’ala”

Dikutip dari buku Fiqih Praktis 1 Prof Quraish Sihab, batas membaca niat sunnah adalah sebelum waktu Sholat Dzuhur.

Hal itu diperbolehkan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, dengan catatan, hingga waktu tersebut tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Pengertian Puasa Ayyamul Bidh

Ustadz Abdul Somad (UAS) melalui tayangan Youtube Ilmu Berguna, menjelaskan bahwa Ayyamul Bidh berasal dari kata "Ayyam" artinya hari dan "Bidh" artinya putih.

"Kenapa disebut hari putih, karena saat itu bulan sedang terang benderang menyinari bumi yang hitam, seolah-olah dia menjadi putih karena putihnya cahaya terang benderang," terang Ustadz Abdul Somad.

"Maka begitu juga kita manusia yang banyak khilaf, salah, dosa, hitam dengan maksiat ini, ingin putih seputih cahaya, maka berpuasalah pada hari ke-13, 14, 15," jelas UAS.

Sementara keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR Bukhari nomor 1979).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved