Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
KASUS SUBANG TERBARU, Polisi Tangkap 1 Orang di Jakarta Utara, Begini Kondisi Terkini 4 Saksi Kunci
Ini lah babak baru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat atau yang dikenal kasus Subang. Bakal ada tersangka?
SURYA.CO.ID - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat atau yang dikenal kasus Subang memasuki babak baru.
Babak baru kasus Subang ini ditunjukkan dengan penangkapan satu orang yang diduga berada di lokasi kejadian saat pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu terjadi.
Satu orang terkait kasus Subang ini ditangkap di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengakui adanya penangkapan tersebut, namun status orang ini belum ditetapkan tersangka.
"Belum (ada tersangka) tapi ada orang yang dicurigai di Tempat kejadian perkara (TKP) saat kejadian, kemudian akhirnya dilakukan pengembangan orang itu berada di Jakarta Utara," ujar Ibrahim Tompo, saat ditemui di Polda Jabar, Kamis (11/8/2022).
Baca juga: KASUS SUBANG TERBARU: Polisi Sudah Dapat Titik Terang, Hubungan Yoris dan Yosef Kini Harmonis Lagi
Pihaknya belum dapat memberikan informasi lebih banyak terkait siapa sosok yang diamankan polisi di Jakarta Utara tersebut.
"Jadi, masih dilakukan pendalaman, makanya pada saat di Jakarta Utara di tangkaplah. Tapi masih dilakukan pendalaman, belum ditetapkan tersangka. Kesimpulannya dia dicurigai," ucapnya.
Saat ini, orang tersebut sudah berada di Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan.
"Kayaknya sudah dibawa ke Polda. Terkait orang tersebut mister X, karena belum pasti, bisa saja dia jadi saksi," katanya.
Seperti diketahui, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang hampir satu tahun berlangsung, namun Polda Jabar belum juga menetapkan tersangka.
Padahal di kasus Subang ini polisi sudah meminta keterangan ratusan saksi dan ahli serta mendapatkan rekaman CCTV.
Polisi dari Polda Jabar juga sudah membuat sketsa wajah sosok yang diduga terlibat dalam kasus Subang.
Kenapa sampai sekarang Polda Jabar belum menetapkan tersangka?
Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengungkapkan kasus ini sanga minim bukti sehingga sulit bagi mereka untuk mengungkapnya.
"Sejauh ini kami belum bisa menetapkan tersangka, karena polisi terkendala pembuktian dalam menetapkan tersangka di kasus Subang ini," katanya saat ditemui sela-sela kunjungan kerja di Purwakarta, Senin (18/7/2022).
Suntana menastikan masih terus bekerja untuk bisa mengungkap kasus tersebut.
"Kami jajaran Polda Jabar dan Polres Subang terus bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus Subang ini," katanya.
Dia juga meminta doanya dari masyarakat agar kasus ini cepat terungkap.
"Kami dari Polda Jabar dan Polres Subang, akan terus bekerja dan meminta doanya dari seluruh masyarakat, agar kami bisa mengungkap kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang," ucapnya
Suntana mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas respons dan semangat masyarakat untuk memonitor kasus ini.
"Sangat berterima kasih begitu tingginya respons dan semangat untuk memonitor kasus ini," ucapnya.
Dikatakan Suntana, ia berulang kali menyampaikan kepada masyarakat dalam pengungkapan sebuah kasus ada yang cepat dan lambat
"Berulang kali saya sampaikan kepada masyarakat dalam mengungkap kasus itu ada yang cepat ada yang lambat tergantung bukti yang kita kumpulkan," katanya.
Seperti halnya pengungkapan kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang ini perlu pembuktian yang mendalam.
"Pengungkapan kasus Subang tak mudah dan berbeda dengan kasus lain, mengingat dalam kasus ini sangat minim bukti," ucapnya.
"Jadi perlu pembuktian yang mendalam untuk mengungkap kasus Subang ini," ucapnya.
Kapolda Jabar meminta masyarakat bersabar, terkait belum terungkapnya kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang ini.
"Kami jajaran Polda Jabar belum bisa mengungkap Kasus Subang, akibat minimnya pembuktian," katanya.
Penyidikan kasus Subang hingga saat ini masih terus berlangsung baik oleh Jajaran Polda Jabar maupun Polres Subang, demi terungkapnya kasus yang menggemparkan publik tersebut.
"Masyarakat dimohon bersabar, terkait belum terungkapnya kasus perampasan nyawa Ibu dan anak di Subang, bukan berarti kita mendiamkan, penyidikan kasus Subang masih terus diproses," katanya.
"Percaya penyidik sedang melakukan berbagai cara untuk mengungkap kasus ini, dan kami tidak diam dan terus bekerja untuk mengungkap kasus Subang. Karena pengungkapan kasus Subang, berbeda dengan kasus pembunuhan lain, perlu pembuktian yang mendalam. Karena kasus Subang ini diketahui beberapa jam setelah kejadian dan minim alat bukti," ujarnya.
Kondisi Para Saksi Kunci

Ada empat saksi penting dalam kasus yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ini.
Mereka adalah Yosef Hidayah, suami Tuti atau ayah Amalia.
Lalu, Yoris Raja Amanullah (anak Tuti dan Yosef), Yanti Jubaedah (menantu Tuti dan Yosef), serta Muhammad Ramdanu alias Danu, keponakan Tuti.
Mereka harus bolak balik di periksa polisi terkait kasus pembunuhan ini.
Konflik di antara mereka pun kerap mewarnai pemberitaan di sela penyelidikan kasus ini.
Di awal kasus, Yoris berkongsi dengan Danu saling melempar tuduhan dengan Yosef.
Namun di tengah kasus Yoris pecah kongsi dengan Danu dan memilih bergabung dengan Yosef untuk menyerang Danu.
Hal itu pun tidak berlangsung lama sebelum akhirnya Yoris memilih pecah kongsi dengan Yosef dan memilih tak menggunakan kuasa hukum.
Lalu, bagaimana kabar mereka saat ini?
Menjelang setahun kasus ini, Yoris, Yosef dan Yanti kembali kompak.
Hal ini terlihat saat mereka bersama-sama mengganti nisan makam Tuti dan Amel belum lama ini.
Baca juga: JELANG SETAHUN KASUS SUBANG, Kapolda Beber Kendalanya, Saksi yang Tersudut Akhirnya Mau Bersuara
Yoris yang didampingi Yanti tampak lebih dulu berada di makam Desa Jalancagak sambil menunggu nisan yang dipesannya dari Bandung.
Tampak tumpukan tanah dan semen sudah disiapkan untuk membangun rumah baru ibu dan adiknya.
"Nanti akan dicor bawahnya karema saat musim penghujan air mengalir dari pemukima ke pemakaman, takut kebawa sedikit," kata Yoris dikutip dari tayangan di channel youtube-nya, Jumat (5/8/2022).
Setelah itu Yoris dan Yanti tampak melepas batu pembatas makam lalu sebelum diberi nisan baru.
Di tayangan itu juga tampak Yosef melantunkan adzan di samping makam Tuti dan Amel, kemudian menyiramkan air.
Yoris dan Yanti juga tampak menaburkan bunga.
"Alhamdulillah pemasangan sudah berjalan dengan baik," ucap Yoris di akhir video diiyakan Yosef dan Yanti yang ada di sampingnya.
Lalu, bagaimana dengan Muhammad Ramdanu alias Danu?
Danu yang awalnya kerap wira-wiri di youtube kini sudah tak tampak lagi.
Danu tak lagi menghiasi sejumlah channel youtube seperti Heri Susanto atau Freddy Sudaryanto Sport.
Di channel youtube-nya sendiri, Danu yang biasa mengunggah video game, kini tak aktif lagi.
Unggahan terakhirnya dilakukan pada sebulan silam.
Belum ada kabar terupdate mengenai kondisi Danu saat ini. (tribun jabar/berbagai sumber)