Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Siapkan Solusi Soal Kebun Kopi Penyebab Konflik Warga Jember dan Banyuwangi

Gubernur Khofifah menyiapkan solusi untuk menyelesaikan konflik warga Jember dan Banyuwangi terkait kepemilikan kebun kopi yang menjadi pemicu konflik

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemprov Jatim
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat memimpin rakor penyelesaian konflik warga Jember dan Banyuwangi. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyiapkan solusi untuk menyelesaikan konflik antara warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember dengan warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

Solusi yang disiapkan, yaitu terkait kepemilikan kebun kopi yang selama ini ternyata menjadi pemicu konflik. Di mana setiap musim panen tiba, ada pihak-pihak yang dirasa saling tidak berhak ikut memanen kopi.

Untuk itu, pihaknya telah meminta Perhutani Jember untuk melakukan sejumlah langkah. Yang utama adalah mengecek dan menjelaskan tegas tentang status kepemilikan lahan kebun kopi yang ada di Desa Mulyorejo.

Tidak hanya itu, Gubernur Khofifah juga meminta agar jika memungkinkan lahan kebun kopi tersebut diajukan untuk menjadi kawasan perhutanan sosial. Sehingga bisa dikelolakan pada masyarakat.

"Alhamdulillah, semalam telah ada silaturahmi antara dua belah pihak dan menghasilkan kesepahaman. Kedua belah pihak telah sepakat untuk saling menjaga kondusivitas wilayah dan kedua belah pihak juga sepaham bahwa ke depan musyawarah mufakat akan dikedepankan dalam menyelesaikan masalah," tandas Gubernur Khofifah, Rabu (10/8/2022) pagi.

Tidak hanya itu, forum itu juga telah menghasilkan kesepahaman bahwa ketahanan wilayah dan sinergi antar kedua belah pihak harus diperkuat. Kedua belah pihak juga berkomitmen untuk memempercayakan seluruh penyelesaian permasalahan hukum yang ada pada pihak yang berwajib.

"Saya berharap kesepahaman ini akan menjadi pondasi yang kuat bagi semua pihak. Sehingga disharmoni yang sempat terjadi tidak lagi terulang di waktu mendatang," tegasnya.

Lebih lanjut terkait solusi yang dirumuskan, Gubernur Khofifah menjelaskan, bahwa solusi yang disiapkan tersebut di atas kan menjadi permanen dan strategis atas permasalahan yang menjadi pemicu konflik yaitu terkait kepemilikan kebun kopi.

Gubernur Khofifah telah meminta kepada Kepala Perhutani Jember untuk mempersiapkan data terkait status kepemilikan lahan dan kepemilikan kebun kopi.

Penegasan status lahan oleh Perhutani itu, dianggap Gubernur Khofifah sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dan pemahaman kepada warga di kedua wilayah tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved