Berita Banyuwangi

Ramaikan Fish Market Banyuwangi, Aruna Kenalkan Produk Pengolahan Ikan UMKM Binaan

Perusahaan supply chain aggregator perikanan, Aruna memperkenalkan produk olahan perikanan hasil masyarakat lokal Kampung Mandar, Banyuwangi.

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melihat stan produk olahan ikan UMKM binaan Aruna saat Fish Market Festival di Kampung Mandar, Senin (8/8/2022). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Aruna perusahaan supply chain aggregator perikanan melalui Yayasan Maritim memperkenalkan produk olahan perikanan hasil masyarakat lokal Kampung Mandar, Banyuwangi, yang tergabung dalam UMKM Binaan Aruna

Produk tersebut dikenalkan saat Fish Market Festival yang digelar Pemkab Banyuwangi, di Kampung Mandar, Senin (8/7/2022).

Fish Market merupakan agenda Banyuwangi Festival yang digelar sebagai upaya pemerintah daerah untuk terus memajukan sektor perikanan, baik laut, maupun darat.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani saat meninjau Fish Market Festival di kawasan nelayan Kampung Mandar, Senin (8/8/2022).
Bupati Banyuwangi, Ipuk Festiandani saat meninjau Fish Market Festival di kawasan nelayan Kampung Mandar, Senin (8/8/2022). (SURYA.CO.ID/Haorrahman)

Baca juga: Melalui Fish Market Festival di Banyuwagi, Bupati Ipuk Dorong Diversifikasi Usaha Nelayan

Selaras dengan tujuan Pemkab Banyuwangi, Aruna membina sekitar 40 keluarga nelayan Kampung Mandar yang tergabung dalam kelompok UMKM Binaan Aruna. 40 kelompok UMKM tersebut telah menghasilkan 6 produk pengolahan ikan baru asli Mandar.

Seperti aneka variasi ikan pindang Mandar dan juga sambal petis khas Mandar. Yayasan Maritim secara konsisten mendampingi kelompok UMKM mulai dari proses edukasi pengetahuan tentang pengolahan ikan, teknik pengemasan produk hingga teknik pemasaran berbasis digital. 

"Kami juga melakukan pendampingan untuk mendapatkan sertifikat PIRT (Sertifikat Izin Pangan Industri Rumah Tangga) untuk dipasarkan," kata Utari Octavianty, Co-founder & Chief Sustainability Officer Aruna.

“Kami bangga bisa berkontribusi langsung dalam membina dan mengembangkan potensi nelayan Banyuwangi yang ingin maju dan meningkatkan perekonomian-nya. Selama proses pendampingan berjalan, kami edukasi mereka tahapan demi tahapan sehingga menghasilkan 6 produk olahan baru. Ini salah satu bentuk keseriusan kami dalam mendukung pemerintah untuk memaksimalkan potensi laut Indonesia,” tambah Utari.

Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi, Alief Rachman Kartiono mengapresiasi Aruna yang telah berkontribusi dalam membantu nelayan Banyuwangi memiliki kelompok UMKM untuk siap bersaing dengan kompetitor lainnya.

“Kami berterima kasih, hadirnya Aruna bisa membantu kelompok nelayan lokal untuk membuat merintis usaha agar bisa mandiri dan berdaya saing. Semoga kolaborasi ini tidak terhenti sampai di sini saja agar Aruna dan masyarakat pesisir dapat terus mengolah potensi lokal menjadi sesuatu yang berdaya saing,” kata Alief.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved