Breaking News:

Berita Lumajang

Ruang Terbuka Hijau Masih Minim, Begini Penjelasan DLH Lumajang

penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Lumajang ternyata masih minim.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
IST
Suasana ruang terbuka hijau (RTH) di taman Alun-Alun Lumajang. 

Berita Lumajang

SURYA.co.id | LUMAJANG - Kabupaten Lumajang pernah mendapat penghargaan Adipura yang berarti kabupaten ini dianggap berhasil mengelola lingkungan perkotaan.

Namun, ternyata penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) masih minim.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) luas wilayah kota Lumajang seluas 5.728,01 hektare.

Dari luasan ini, menurut Perda RTRW tahun 2012 Pasal 40 ayat 9 tertulis proporsi RTH paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota.

Namun, yang terealisasi hingga sekarang hanya 72,67 hektare Padahal, penyediaan RTH seharusnya 1.718, 4 hektare.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Gunawan Eko, mengatakan keberadaan luasan RTH memang belum sepenuhnya terpenuhi.

Bertambahnya bangunan penduduk menjadi permasalahan dalam kasus ini, sehingga, sulit menambah luasan taman, hutan kota, bantaran sungai, termasuk makam.

"Memang belum memenuhi. Luasan RTH yang kami kelola baru 72.669 m²," kata Gunawan.

Dampak minimnya penyediaan RTH membuat hawa kota terasa panas.

Ini disebabkan karena kualitas udara menurun karena terkontaminasi polusi udara dari kendaraan.

Selain itu, dengan kurangnya RTH, membuat ruang interaksi publik terbatas.

Gunawan menuturkan, untuk menambah penyediaan RTH, sejak tahun 2017, perkantoran, industri, maupun pengembang perumahan diwajibkan untuk membuat sarana taman.

Kata lain, masyarakat atau instansi swasta diminta untuk menyediakan RTH secara mandiri. Itu karena aset pemerintah yang bisa digunakan RTH  semakin terbatas.

"Jadi setiap perumahan wajib menyerahkan luasan RTH seperti taman atau fasilitas olahraga kepada pemerintah melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) agar tidak hanya digunakan sebagai lahan komersil saja," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved