Berita Pamekasan

Kiai Muda Madura Yakin Kasus Brigadir J Terungkap, Puji Kapolri Sudah Bersikap Tegas

Kiai Muda yakin kasus ini bisa terungkap karena sosok Kapolri Jenderal Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang tegas

Penulis: Muchsin | Editor: Deddy Humana
surya/muchsin
Ra Mahrus Syafii, dua dari kiri, bersama beberapa kiai muda Jawa Timur. 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN – Penyelidikan panjang untuk mengungkap motif kasus polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Polri non aktif, Irjen Ferdy Sambo, mengundang reaksi para kia muda di Madura. Para kiai muda itu mendukung upaya Mabes Polri untuk mengungkap kasus yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigader J.

Sejauh ini, keseriusan Polri itu mendapat apresiasi dari sejumlah kiai muda di Madura. Para kiai ini mendukung dan yakin kasus yang menyita perhatian publik ini bisa terungkap.

“Kami di sini bersama kiai muda di Madura sangat mendukung penuh Mabes Polri, yang kini berupaya untuk mengusut tuntas kematian Brigadir J. Dan kami optimistis, kasus ini bisa terang benderang dan terungkap,” ujar Kiai Mahrus Syafii, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Asy Syafiiyah, Sumber Panjalin, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jumat (5/8/2022).

Menurut Gus Mahrus, panggilan Kiai Mahrus Syafii, selama ini ia mengikuti pemberitaan mengenai Brigadir J yang diduga terlibat tembak menembak dengan Bharada Richard Elizer atau Bharada E. Dan kini Brigadir E sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu.

Dikatakan, keyakinannya Mabes Polri bisa mengungkap kasus ini, termasuk apa motif di balik tewasnya Brigadir J, lantaran Kapolri Jenderal Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dinilai sebagai sosok yang tegas dalam bertindak.

“Rasa optimisme kami kasus ini bisa terungkap, karena kinerja Kapolri dalam menangani kasus ini tegas. Sehingga pantas untuk diberikan dukungan dan apresiasi yang tinggi. Semoga dalam pengungkapan kasus ini berjalan lancar. Dan mari kita serahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada Mabes Pori,” ujar Gus Mahrus, kepada SURYA.

Seperti diberitakan, kapolri meminta dukungan kepada semua lapisan masyarakat, agar turut serta mengawasi proses penanganan kasus tembak-menembak sesama anggota polri.

Permintaan kapolri ini, agar pengungkapan kasus ini transparan dan tetap bersandar prinsip akuntabilitas serta bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved