Advertorial

Cari Bibit Musisi di Jawa Timur, Bank Jatim Gelar Jatim Music Fest 2022

Band tersebut terdiri dari 60 band pelajar se-Jawa Timur dan 33 band internal karyawan Bank Jatim.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Suasana Pelaksanaan Seleksi Jatim Music Fest 2022 oleh tiga juri yakni Edi Hazt, Wawan Juniarso (eks Dewa-19) dan Sarjoko (Dosen Seni Musik Unesa) di Kampi Hotel Tunjungan Surabaya, Jumat (5/8/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Guna mengembangkan talenta dan kreativitas dalam bermain musik, Bank Jatim menggelar Jatim Music Fest 2022.

Ada 93 band yang mengikuti seleksi Jatim Music Fest di Kampi Hotel Tunjungan Surabaya, Jumat (5/8/2022).

Band tersebut terdiri dari 60 band pelajar se-Jawa Timur dan 33 band internal karyawan Bank Jatim.

Ketua Cabang Seni Musik Bank Jatim Club, Umi Rodiyah mengatakan pihaknya ingin melihat potensi bermusik generasi muda baik secara internal (dari karyawan Bank Jatim) maupun dari kalangan pelajar.

"Kami ingin berkontribusi mencari bibit unggul dari bawah, ini tidak boleh diabaikan," tegasnya.

"Band dari Bank Jatim kali ini dipenuhi kaum milenial yang tidak berbeda jauh dengan pelajar," imbuhnya.

Sebelumnya mereka mengirimkan sebuah video penampilan terbaik bandnya saat membawakan sebuah lagu.

Video itulah kemudian dinilai langsung oleh tiga juri di antaranya Edi Hazt, Wawan Juniarso (eks Dewa-19) dan Sarjoko (Dosen Seni Musik Unesa).

Mereka bertiga terlihat begitu selektif dalam menentukan Top 10 band dari band pelajar se-Jawa Timur dan Top 10 band dari internal karyawan Bank Jatim.

"Kami nilai semua player dari band-band yang tampil, mulai dari soundnya apakah balance, skillnya saat memainkan alat musik dan performanya saat membawakan sebuah lagu," ujar Wawan.

Para finalist band yang lolos nantinya berkesempatan menujukan kepiawaian dalam bermain musik secara langsung di Ciputra Hall Surabaya pada 13 Agustus 2022 mendatang untuk memperebutkan total hadiah Rp 61 Juta.

Terakhir, Eks Drummer Dewa-19 itu berpesan bagi warga Jawa Timur agar lebih semangat dalam berkarya.

"Jangan mandek di Padi saja, harus ada regenerasi. Media sekarang kan banyak seperti YouTube dan Instagram jadi harus bisa dimaksimalkan untuk berkarya," harapnya.

"Mainsetnya jangan buru-buru pengen jadi artis, tapi berkarya dulu. Karena kalau sudah terkenal nanti juga bonusnya mendapat bayaran dengan harga tinggi," pungkasnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved