Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Lepas 702 Anggota Pramuka Jatim Berangkat ke Jambore Nasional XI di Cibubur

Gubernur Khofifah melepas anggota pramuka yang tergabung dalam Kontingen Jawa Timur untuk berangkat mengikuti Jambore Nasional XI, Rabu (3/8/2022).

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melepaskan anggota Pramuka Jatim yang akan berangkat mengikuti Jambore Nasional XI, Rabu (3/8/2022). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melepas anggota pramuka yang tergabung dalam Kontingen Jawa Timur untuk berangkat mengikuti Jambore Nasional XI, Rabu (3/8/2022).

Pelepasan yang dihelat di lapangan Gedung Negara Grahadi tersebut, diikuti perwakilan dari 702 orang anggota pramuka yang akan berangkat ke Jambore Nasional.

Rencananya Jambore Nasional XI yang akan diadakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada 12-21 Agustus 2022 itu merupakan perkemahan persahabatan. Di mana tidak ada materi yang dilombakan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah memberikan sejumlah pesan penting para peserta yang terdiri dari 608 penggalang, 4 Pramuka Penggalang berkebutuhan khusus, 80 pembina pendamping, juga 10 orang pimpinan kontingen.

"Saya mengajak di depan Sang Saka Merah Putih ini, bahwa hati kita, pikiran kita, gerak dan langkah kita harus berseiring dengan semangat Merah Putih. Terlebih kita berada pada bulan Agustus, yakni bulan kemerdekaan," ucap Khofifah.

Menurutnya, seluruh peserta kontingen Jatim di Jambore Nasional harus menjaga keguyubrukunan dan juga gotong royong. Serta harus kuat memegang teguh semangat nasionalisme.

Khofifah menyebutkan, sebagai perwakilan Jatim di ranah nasional, setiap orang wajib mendedikasikan diri untuk membawa misi kemanusiaan, persaudaraan dan perdamaian. Apalagi saat bertemu dengan saudara dari 34 provinsi lain dan perwakilan negara-negara G20.

"Bawalah pesan bahwa di Bumi Mojopahit ini, diperkenalkan Bhinneka Tunggal Ika. Bahkan merah putih juga sudah dikibarkan sejak saat Kerajaan Majapahit. Oleh karena itu, resonansi dari Majapahit akan menjadi bagian dari penguat hadirnya Kontingen Pramuka Jawa Timur di Jamnas," tuturnya.

Kepada para Ketua Kontingen dan Pembina Pendamping, Khofifah yang merupakan Ketua Majelis Pembina Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka (GP) Kwarda Jatim meminta mereka dapat mengajarkan bagaimana kebhinekaan menjadi sebuah kekuatan bagi negara kesatuan RI.

"Pada saat Jambore Nasional nanti, berikan yang terbaik untuk negeri ini dan pengembangan Pandu di Indonesia. Harumkan nama Jatim karena saya bangga dengan kakak-adik Praja Muda Karana semua. Semoga diberi kesehatan, kelancaran dan kesuksesan," pesannya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved