Berita Ponorogo

Dongkrak Roda Ekonomi, Pemkab Segera Realisasikan Perbaikan 51 Titik Jalan di Kabupaten Ponorogo

Seluruh paket pekerjaan peningkatan jalan sudah masuk LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik) Pemkab Ponorogo.

tribun jatim/sofyan arif candra
Pemkab Ponorogo Segera Realisasikan Perbaikan 51 Titik Ruas Jalan 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Perbaikan 51 titik jalan di wilayah Kabupaten Ponorogo segera terealisasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo Henry Indrawardana, mengatakan seluruh paket pekerjaan peningkatan jalan sudah masuk LPSE (Layanan Pengadaan Sistem Elektronik) Pemkab Ponorogo.

Bahkan, pengumuman pemenang lelang 51 paket pekerjaan peningkatan jalan tersebut, paling lambat dilakukan pada Rabu (10/8/2022) pekan depan.

Sementara penandatanganan kontrak pekerjaan bakal berlangsung minggu ketiga bulan Agustus, usai melewati masa sanggah.

Pihaknya berharap pelaksanaan 51 paket pekerjaan peningkatan jalan tersebut selesai tepat waktu.

Baca juga: Sekolah Gelar PTM 100 Persen, Disdikpora Trenggalek : Evaluasi Jika Kasus Covid-19 Meningkat

Jika tidak ada aral melintang, Henry mengatakan pihak penyedia seharusnya dapat merampungkan pekerjaan peningkatan jalan dari anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp 155 miliar itu antara dua hingga tiga bulan.

"Tergantung paket pekerjaan sesuai lebar dan panjang jalan," kata Henry, Rabu (3/8/2022).

Namun begitu, selain kecepatan ia meminta agar peyedia jasa konstruksi tetap menjaga kualitas pekerjaan karena masyarakat sudah lama mengidamkan perbaikan jalan yang rusak.

Terlebih lagi perbaikan infrastruktur jalan juga diharapkan bisa mendorong alur distribusi dan logistik yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Bumi Reog.

"Salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah memperbaiki jalur distribusi yaitu berupa jalan," lanjutnya.

Selain itu, perbaikan jalan tersebut juga diharapkan bisa mendongkrak iklim wisata di Kabupaten Ponorogo dengan memudahkan akses menuju destinasi wisata.

Pemkab sendiri sudah mengklasifikasikan jalan menuju destinasi wisata, lalu jalan bus perintis, jalan penghubung antar kabupaten, jalan alternatif jalur nasional, jalan penghubung daerah terpencil, jalan penghubung dalam kota dan jalan penghubung kawasan Selingkar Wilis, serta jalan poros desa yang tersentuh pembangunan dengan pembiayaan PEN tersebut.

Di masing-masing paket peningkatan jalan memiliki harga perkiraan sendiri (HPS) berbeda-beda tergantung lebar dan panjang jalan yang butuh perbaikan.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved